COVID-19 Kembali Meningkat Tajam, Terkonfirmasi Positif Tambah 61.488 Kasus

Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 23 Februari 2022 secara nasional.

JAKARTA, LARAS POST - Tren kasus COVID-19 update hari ini, kembali peningkatan tinggi. Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif, bertambah 61.488 kasus, sehingga jumlah menjadi 5.350.902 kasus.

Demikian angka itu berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (23/2/2022).

Peningkatan juga terjadi pada kasus aktif yang bertambah 22.091 kasus. Dengan demikian jumlah kasus aktif menjadi 571.522 kasus.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 39.170 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 519.532 spesimen.

Sebaran kasus dengan jumlah penambahan tertinggi masih dialami Provinsi Jawa Barat dengan menyumbang angka terkonfirmasi sebanyak 14.100 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 51 kasus dan Transmisi Lokal (TL) 14.049 kasus.

Disusul Jawa Timur 7.486 kasus, yakni PPLN 26 kasus dan TL 7.470 kasus, selanjutnya DKI Jakarta 7.295 kasus, terdiri dari PPLN 585 kasus dan TL 6.710 kasus.

Kemudian Jawa Tengah 5.418 kasus yang seluruhnya merupakan kasus TL, serta Banten 3.984 kasus dengan rincian PPLN 25 kasus dan TL 3.959 kasus.

Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.147.528 kasus, disusul Jawa Barat 959.785 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 552.516 kasus, kemudian Jawa Timur 502.047 kasus dan Banten 150.540 kasus.

Meski demikian, pasien sembuh COVID-19 juga mengalami peningkatan dengan bertambah 39.170 orang. Dengan demikian jumlah sembuh menjadi 4.632.355 orang.

Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 9.677 kasus, disusul DKI Jakarta 8.200 kasus, selanjutnya Jawa Timur 5.828 kasus, kemudian Banten 4.668 kasus dan Jawa Tengah 3.232 kasus.

Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 227 kasus, sehingga jumlah menjadi 147.025 orang.

Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 12.625 orang, Maluku Utara 13.088 orang, Sulawesi Barat 13.148 orang,  Maluku 18.281 orang dan Sulawesi Tenggara 23.873 orang. (Her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.