Narasi Hoaks, Cemarkan Nama Baik Perangkat Desa Karet Kecamatan Sepatan
Tangerang, Laras Post - Di era digital ini, mudahnya menyuarakan narasi dan konten ke Publik..Dengan bermodal telepon genggam (gatget), konten dan narasi Hoak kerap kali disajikan ke publik.
Melalui media sosial. Narasi dan konten Hoak, tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Media Sosial lokal Senin 27-4-2026 mengemas Narasi terkait dugaan 'Pelecehan Seksual'.
Narasi yang disajikan oleh Media Online lokal tersebut, Narasinya terkesan 'menuding' Perangkat Desa Karet Hr. melakukan 'Pelecehan Seksual'.
Penyajian dan pengkemasan Narasi yang disajikan ke publik tentunya mencoreng nama baik dan Kredibilitas Kepala Dusun Satu (1) Desa Karet. Kecamatan Sepatan.
Untuk itu Hr mengklarifikasi Media Laras Post meluruskan kabar hoaks tersebut, Hr menyuarakan keluhannya. Terkait Narasi Hoak yang beredar di Media Sosial.
Hr berencana akan mensomasi Oknum Wartawan Media Sosial yang telah mencoreng nama baiknya. Pasalnya Oknum Wartawan Media Sosial lokal, dalam mengkemas Narasi dan menyajikan kepublik, Oknum Wartawan tersebut, tidak konfirmasi dahulu. dengan Saya atau dengan Sw. Terkait Kronologi. Hr memaparkan pada Wartawan, terkait kronologi.
Sore itu Jum'at 24-aparil-2026, Saya bersambang kerumah Sw. Maksud dan tujuan Saya datang kerumah Sw, untuk menanyakan perihal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) pada Sw. Hr mengenal Sw cukup lama. Bahkan Sw diakui oleh Hr, sebagai adik kandungnya. Cukup lama Hr tidak bertemu dengan Sw, sehingga naluri Hr ingin sekali memeluk Sw. Tanpa terkendali oleh alam bawah sadar-nya, Hr memeluk Sw dari belakang. Namun pelukan Hr telah disalah artikan oleh Sw.
Sw berasumsi bahwa Hr ingin melakukan pelecehan seksual. Hr menepis tudingan Sw. Dan Hr menjelaskan pada Sw arti pelukan itu. "Saya tdk bermaksud akan melecehkan Kamu. Sw," tutur-nya.
Pelukan itu jangan Kamu salah artikan. Pelukan itu hanya untuk melepaskan rasa kangen saja. Karena sudah lama Saya tdk melihat Kamu. Kamu, Saya anggap sebagai Adik kandung Saya.
Masa sih Saya akan melecehkan Kamu. '
"Memangnya Kamu tidak ingat, waktu Kamu masih kecil. Kamu Saya gendong-gendong dan Kamu, Saya ajak ke warung untuk jajan," tuturnya.
Kejadian sore itu menuai perhatian dari keluarga Sw. Sabtu 25-April-2026 PM. Hr mengklarifikasi terkait kejadian Sore tadi. dengan keluarga Sw. Dengan didampingi Kepala Desa Karet, Mudi hadir sebagai saksi musyawarah dengan keluarga Sw.
Di hadapan keluarga Sw, Hr menjelaskan. bahwa ia tidak bermaksud ingin melecehkan Sw.
Mudi mengisi suasa hening, Mudi memberi saran pada Hr. lain waktu hal seperti itu jangan sampai Kamu ulangi lagi.
"Kamu kan tahu, sekarang Sw sudah dewasa. dan Sw sudah punya Suami. Tutur-nya. Sambil menganggukkan Kepala, Hr seraya mendengarkan saran dan nasehat dari Mudi. (Heri.S)




Post a Comment