Tetap Terapkan Prokes COVID-19 Masih Landai, Terkonfirmasi Positif Tambah 479 Kasus
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 8 Januari 2022 secara nasional. |
JAKARTA, LARAS POST - Pemerintah mengingatkan agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan. COVID-19 masih melandai. Sementara penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19, update hari ini sebanyak 479. Dengan demikian jumlah menjadi 4.265.666 orang.
Demikian angka tersebut berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Sabtu (8/1/2022) hari ini.
Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang angka terkonfirmasi tertinggi, dengan jumlah penambahan harian 278 kasus, disusul Kepulauan Riau 57 kasus, selanjutnya Banten 33 kasus, kemudian Jawa Timur 29 kasus, dan Jawa Barat 25 kasus.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 866.905 kasus, disusul Jawa Barat 709.032 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 487.015 kasus, kemudian Jawa Timur 400.197 kasus dan Kalimantan Timur 158.350 kasus.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 4.646 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 278.688 spesimen.
Jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 5.792 setelah bertambah 298 orang.
Di sisi lain, pasien sembuh COVID-19, bertambah 175 orang. Dengan demikian jumlah sembuh menjadi 4.115.747 orang.
Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah penambahan harian 79 kasus, disusul Jawa Barat 17 kasus, selanjutnya Jawa Timur 16 kasus, kemudian Sumatera Utara 10 kasus dan Jawa Tengah delapan kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah enam kasus, sehingga jumlah menjadi 144.127 orang.
Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, terdapat 11 provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Maluku.
Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 11.849 orang, Maluku Utara 12.106 orang, Sulawesi Barat 12.370 orang, Maluku 14.596 orang dan Sulawesi Tenggara 20.173 orang. (Her)


Post a Comment