Ketum NCW : Mayjen TNI Untung Budiharto Lanjutkan Mandat Panglima TNI Andika Perkasa sebagai Panglima Daerah Kodam Jaya
MAGELANG, LARAS POST - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Staf Khusus Panglima TNI Mayor Jenderal Untung Budiharto menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta menggantikan Mayjen TNI Mulyo Aji.
Penunjukan Mayor Jenderal Untung Budiharto tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/5/I/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Surat keputusan tersebut ditandatangani Kepala Setum TNI Brigjen Edy Rochmatullah, Selasa (4/01/2022).
Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Network for Corruption Watch (DPP NCW) Cak Herry SL, Mayjen TNI Untung Budiharto menerima mandat Panglima TNI Andika Perkasa untuk menjabat sebagai Panglima Daerah Kodam Jaya merupakan penyegaran bagi bawahan dari atasannya.
Cak Herry menilai, penunjukan itu sudah tepat. Sebab, setiap perwira tinggi (Pati) yang ditunjuk untuk menduduki jabatan strategis sebagai Panglima Kodam Jaya tentunya Pimpinan TNI dalam hal ini Panglima TNI Andika Perkasa sudah mempertimbangkan sejak awal terkait keputusan terhadap sosok Mayjen TNI Untung Budiharto layak untuk mengemban jabatan tersebut.
"Jadi tidak perlu dipersoalkan atau diragukan lagi, penunjukan itu merupakan keputusan pimpinan," ujar Cak Herry ketika ditemui LARAS POST di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (8/01/2022).
Cak Herry mengatakan, meski ada pihak pro dan kontra yang mempersoalkan penunjukan Mayjen TNI Untung Budiharto menjadi Panglima Kodam Jaya, dengan alasan yang bersangkutan tercatat sebagai eks Tim Mawar terkait operasi yang berkaitan para aktivis politik pro-demokrasi tahun 1998 itu adalah sebagai tugas negara.
"Itu merupakan tugas negara yang harus dilaksanakan. Kita jangan mundur kebelakang mari kita evaluasi kedepan," tandas Cak Herry.
Lebih lanjut, Cak Herry memaparkan, Mayjen TNI Untung Budiharto di organisasi TNI dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai prajurit dengan baik.
"Terbukti, Mayjen TNI Untung Budiharto sebelum mendapat kepercayaan sebagai Pangdam Jaya pernah menduduki jabatan strategis seperti Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme pada 2020-2021, Direktur Operasi dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada 2020, Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan pada 2019-2020, dan Wakil Asisten Operasi KSAD pada 2017-2019," papar Cak Herry.
Dengan demikian, kata Cak Herry, sebaiknya kita dukung Mayjen TNI Untung Budiharto yang dimandatkan oleh Panglima TNI Andika Perkasa, untuk mengemban tugas menjabat sebagai Pangdam Jaya.
"Semoga dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dengan baik, keamanan Ibu kota Negara Indonesia terkendali aman tertib demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan khususnya masyarakat DKI Jakarta." tandas Cak Herry. (Tim)


Post a Comment