Kades: Usut Tuntas Dugaan Pembunuhan di Sukawangi
| Kades Sukawangi ketika mendampingi keluarga korban meminta pihak Polisi agar segera mengungkap kasus pembunuhan warganya. |
BEKASI, LARAS POST - Duka tangis masih mewarnai atas meninggalnya Muhammad Sam'an Fadillah (18th), korban diduga dibunuh yang hingga kini belum menemukan titik terang siapa pelakunya.
Terkait kasus tersebut sebagai pemimpin di Desa Sukawangi, Sekam Asmawijaya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa warganya itu.
Untuk itu Kades Sukawangi berharap kepada Kapolsek Tambelang bisa mengungkap dugaan atas kasus pembunuhan M. Sam'an Fadillah yang sudah hampir 60 hari ini belum terungkap siapa pelakunya. “Sejauh mana kasus pembunuhan ini sudah diproses dan ada apa sampai saat ini belum terungkap kasusnya,” tegasnya saat diwawancara awak media.
Kades meminta kepada Kapolres Metro Bekasi, agar secepatnya menangani kasus dugaan pembunuhan warganya. Ia pun meminta seharusnya Kapolsek Tambelang itu bisa mengungkap kasus ini dan bisa menangkap pelaku pembunuhan terhadap warganya yang sampai saat ini masih menjadi misteri.
| Kakak korban saat berziarah di makam adiknya. |
Kasus dugaan pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (8/10/2021) lalu, di kampung Karang Getak, Desa Sukawangi Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Kematian M Sam'an Fadillah tidak wajar dengan luka di pelipis mata sebelah kanan, menyisakan duka tangis mendalam, keluarganya pun menuntut agar pelaku pembunuhan mendapatkan hukuman yang setimpal, sesuai Undang undang yang berlaku.
Pernyataan ini disampaikan oleh pihak keluarga korban Irma Erpianah (26th) selaku kakak korban.
Menurutnya, siapapun pelakunya sudah selayaknya mendapatkan hukuman yang berat apapun itu hukumannya. "Bahwa kematian adik saya ini sudah 60 hari tidak ada kejelasan apakah begini kalau orang miskin seperti saya ketika minta keadilan dari penegak hukum," terangnya sambil menangis tersedu-sedu.
| Keluarga koraban saat diminta keterangan. |
"Kami sekeluarga sudah menyerahkan sepenuhnya kasus pembunuhan kepada aparat Penegak Hukum Polsek Tambelang Kabupaten Bekasi untuk mengusut tuntas kematian adik saya ini. Kami meminta, siapapun pelakunya harus dihukum seberat-beratnya, karena sampai saat ini belum ada titik terang siapa pembunuh adik saya," ucapnya.
Pihak keluarga menyayangkan pihak penegak hukum Polsek Tambelang kurang serius menanganinya kasus tersebut.
"Bahwa kematian adik saya saat ini sudah dua bulan namun tak ada hasilnya masih Nol," ucap Irma Erpianah saat diwawancara awak media.
Irma Erpianah selaku kakak almarhum Muhammad Sam'an Fadillah menyatakan, bahwa sampai saat ini pelaku pembunuhan belum terungkap, akan tetapi sampai saat ini masih belum juga ada tanda-tanda pelaku pembunuhan ditangkap. (Kobirudin)


Post a Comment