BPK Temukan Penyaluran Raskin Tak Tepat Sasaran
![]() |
| Foto ilustrasi |
Blitar, Laras Post - Pembagian beras untuk warga miskin (raskin) tahun 2014 di Kabupaten Blitar menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK mendapati masih banyak orang mampu yang turut menikmati jatah keluarga miskin.
“Ada pembagian raskin yang tidak semestinya dan menjadi temuan BPK,” ujar Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Blitar Heru Pujiono, Rabu (30/12/2015) .
Keluarga miskin yang seharusnya menerima bantuan faktanya banyak yang tidak mendapatkan. Sebaliknya keluarga mampu secara ekonomi justru turut merasakan jatah si miskin.
Sayangnya Bagian Perekonomian tidak mengetahui detail data. Informasi yang dihimpun, ada sekitar 82 ribu keluarga miskin sebagai penerima jatah raskin. Heru mengakui ada pembagian raskin yang tidak merata.
Hal ini disebabkkan inisiatif petugas lapangan yang memilih sistem pembagian merata. Artinya semua warga mendapatkan bantuan raskin tanpa memandang kriteria ekonominya.
“Selain itu ada juga kesalahan pendataan. Yakni raskin yang harusnya untuk beberapa keluarga diterimakan kepada satu keluarga,” terang Heru.
Sebagai bagian evaluasi bagian ekonomi telah mengumpulkan seluruh petugas lapangan yang berada di wilayah kecamatan.
Targetnya pemkab tidak berharap persoalan akan terulang pada tahun mendatang. “Kita tidak berharap di kemudian hari akan terjadi permasalahan yang sama,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib berharap permasalahan yang terjadi tidak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat.
Dia mengakui apa yang terjadi sebagai keteledoran. Ke depan politisi dari PKB ini meminta masyarakat untuk turut melakukan pengawasan. “Masyarakat hendaknya juga berani mengingatkan bila menjumpai pembagian yang tidak tepat sasaran. Terkait masalah yang sudah terjadi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada rekomendasi BPK,” tandasnya. (AYU)




Post a Comment