Kebumen Kembali Raih Rekor MURI, Tercepat Pelunasan PBB
![]() |
| Perwakilan MURI, Pj Bupati, Kepala DPPKAD dan Camat Kebumen berfoto bersama |
Kebumen, Laras Post - Kabupaten Kebumen Jawa Tengah kembali tercatat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercepat di awal tahun.Tercatatnya dalam rekor MURI tahun 2016 kali ini sekaligus sebagai peraihan ke tiga kalinya dalam rekor MURI untuk pelunasan PBB-P2 tercepat dan serentak. Dimana pada tahun 2014 dan 2015, kabupaten Kebumen juga meraih rekor MURI untuk pelunasan PBB-P2 tercepat.
Piagam MURI diserahkan Senior Manajer MURI Sri Widayati kepada Penjabat Bupati Kebumen, Drs HM Arief Irwanto MsI bersama Kepala DPPKAD dan Camat Kebumen, Selasa(5/1/2015) di Pendopo Bupati. Hadir pula pada acara tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jawa Tengah Djoko Sutrisno, pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih HM Yahya Fuad dan Yazid Mahfudz, jajaran Pemkab Kebumen dan 26 camat se Kebumen.
Pj Bupati Kebumen M Arif Irwanto menyampaikan, pelunasan tercepat PBB-P2 pada awal tahun 2016 kali ini oleh 166 desa di 26 Kecamatan Kebumen. Pada tahun 2016 ini, target pembayaran PBB-P2 Kebumen sebanyak Rp 21,5 milliar. Sedangkan realisasi pembayaran PBB-P2 dari 166 desa peserta MURI sebanyak Rp 6,85 miliar. Rekor tahun ini sekaligus mengalahkan rekor yang dicatat Kabupaten Kebumen pada tahun 2014 dan 2015. Dimana rekor tahun 2014 hanya memperoleh sebesar Rp1,4 miliar dari 58 desa. Sedangkan pada tahun 2015 hanya sebesar Rp5,1 miliar dari 158 desa.
“Dengan meraihnya kembali rekor MURI ini, jelas menunjukkan bahwa komitmen masyarakat dan pemerintah Kebumen dalam pelunasan PBB-P2 semakin tinggi,”tuturnya
Lanjutnya lagi, dari 26 kecamatan di Kabupaten Kebumen hanya Kecamatan Klirong dan Padureso yang seluruh desanya lunas PBB ditahun ini. Sedangkan Kecamatan lainnya belum semua desa melunasi PBB nya. Menurut data pemerintah desa, dari desa-desa yang belum bisa melunasi PBB nya diawal tahun. Hal itu dikarenakan sebagian pemiliknya berada diluar daerah.
“Saya berharap pada pemerintahan berikutnya, Kebumen tetap meningkatkan prestasi pelunasan PBB-P2,”harap Arif.
Dari seluruh desa di kabupaten Kebumen, pendapatan PBB-2 terbesar sebenarnya ada di kelurahan Kebumen kecamatan Kebumen. Bahkan besaran pendapatan PBB satu kelurahan Kebumen saja, jumlahnya lebih banyak dari pendapatan PBB untuk satu Kecamatan. Untuk tahun 2016 saya, target baku pembayaran PBB nya sebesar Rp 737,5 juta lebih. Namun khusus kelurahan Kebumen, beberapa masyarakat masih sulit untuk melunasi PBB nya di awal tahun. Mereka rata-rata dari kalangan pengusaha. Alasan mereka masih enggan membayarkan pajaknya tepat waktu, karena ingin memutar terlebih dahulu uangnya untuk usaha. Sehingga biasanya mereka baru akan membayarkan pajak PBB nya diakhir batas waktu pembayaran.
“Meski demikian, pelunasan PBB-P2 dari tahun-ketahun masyarakat cukup disiplin. Pada awal tahun ini saja, pembayaran PBB-P2 yang sudah masuk mencapai 95,1 persen dari jumlah keseluruhan,”ungkap kepala kelurahan Kebumen, Dede Suntor Ssos.(Beniyanto)




Post a Comment