Pembebasan Tanah Cagar Buah Condet Menyisakan Derita Dan Masalah
![]() | |
| Rakyat kecil memang selalu tertindas, sangat sulit bisa mendapatkan keadilan yang hakiki, hidupnya tidak beda dengan jaman penjajahan hanya sekarang yang menjajah adalah bangsa sendiri. |
Jakarta, Laras Post Online - Mencoba menelusuri dugaan korupsi pada Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur tahun anggaran 2011, Ketua Umum Gerakan Indonesia Adil dan Transparan yang juga sekaligus Wakil Sekjen Nasional Coruption Watch (NCW), Daniel Saputra mengaku malah mendapat keluhan dari warga Condet Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, terkait masalah pembebasan tanah untuk Cagar Buah Condet.
Salah seorang tokoh masyarakat Condet, Yakub menyatakan, bahwa saat pembebasan tanah terasa sangat tidak transparan, hal ini terbukti dengan tidak adanya sosialisasi dari kelurahan dan kecamatan, sehingga tidak diketahui harga pasti yang diberikan oleh Pemkot Jakarta Timur saat itu.
Pembebasan tanah untuk Cagar Buah Condet itu, dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan harga Rp.100 ribu hingga Rp.150 ribu per meter2. Dengan alasan pembebasan tanah untuk kepentingan negara. Warga yang mayoritas dari etnis Betawi itu, akhirnya menerima uang ganti rugi sebesar itu. Padahal berdasarkan pemberitaan, pihak Sudin akan membebaskan tanah warga dengan harga sesuai NJOP yakni 400 ribu hingga Rp 500 ribu.
Warga juga mempertanyakan, konfensasi tanaman seperti pohon dukuh, salak dan lainnya, yang hingga saat ini tidak pernah diterima.
Bahkan sejumlah warga mengaku, tanahnya yang masuk area cagar belum dibayar, tetapi tanahnya sudah dilakukan pemagaran. “Yang anehnya tanah yang sudah dibebaskan malah tidak dipagar,” ujar Yakub.
Yakub sendiri mengaku, menolak tanahnya dipagar karena belum dilunasi pembayaran oleh pihak Sudin. “Kalau memang tanah ini tujuan untuk pelestarian Cagar Buah Condet dan mekanisme pelaksanannya sesuai aturan saya akan mengalah dan melepasnya tapi sampai saat ini tidak ada penjelasan dari pihak Pemkot Jakarta Timur,” pungkasnya.
Masih menjadi tanda tanya besar, mengapa belum seluruh warga tanahnya dibebaskan, apakah karena ketidakcocokan dalam maslah harga tanah atau memang anggaran sudah raib dikorupsi tapi yang pastinya pembangunan Cagar Buah Condet masih menyisakan derita dan masalah yang segera harus diselesaikan. (Manogu)




Post a Comment