Header Ads


Parpol Jangan Salah Pilih Bakal Capres 2014

Agum Gumelar 
Jakarta, Laras Post Online - Ketua Umum Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Agum Gumelar, mengingatkan parpol tidak salah menentukan bakal capres 2014. Popularitas tidak bisa dijadikan faktor utama memilih calon pemimpin.
“Kami berdoa, mudah-mudahan parpol dewasa dalam proses memilih pemimpin,” kata Agum dalam diskusi bertajuk ‘Brainstorming Menyikapi Tahun Politik 2014’ di kediamannya, Jl Panglima Polim, Jaksel, Rabu (26/2/2014).
Agum menyesalkan rekrutmen parpol dalam menentukan pimpinan di tingkat provinsi, kabupaten/kota. Menurutnya hasil Pilkada secara langsung di sejumlah daerah hasilnya tidak begitu memuaskan. “Akan lebih dewasa bila parpol dalam menentukan jagoan di samping memenangkan Pilkada, kadernya juga bisa membawa daerah maju,” imbuhnya.
Parpol menurut Agum masih mendasarkan popularitas sebagai faktor utama untuk menyodorkan calon ke pemilih. Padahal tanpa kompetensi, calon itu akan menemui kesulitan memajukan daerah yang dipimpin.
“Karena orientasinya bagaimana memenangkan (pemilihan) maka yang dicari orang populis, selebritis, pemain sinetron. Setelah itu gubernur mau berantem sama wagub bukan urusanku. Itu tidak dewasa cara parpol dalam menentukan calon pemimpinnya,” imbuhnya.
Karena itu Agum berharap dilakukan pendidikan politik agar pemilih nanti tidak salah menentukan calon pimpinannya. “Jangan 5 tahun lalu, hari ini, 5 tahun ke depan masih seperti ini,” kata Ketua Umum Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) itu.

Jangan Kampanye Hitam
Juga mengingatkan para jenderal tidak melakukan kampanye hitam demi keuntungan politik. Sebab, Pipres 2014 diprediksi bakal diramaikan para purnawirawan jenderal TNI. “Bahwasanya banyak anak bangsa yang berambisi jadi presiden itu bagus. Artinya banyak anak bangsa peduli terhadap negeri ini, banyak purnawirawan itu juga bagus,” ujarnya.
mengingatkan para bakal calon belakang militer tidak sekadar berambisi mendapat kursi kekuasaan. Namun para bakal capres itu harus mendasari niatnya untuk menyejahterakan rakyat sebagai tujuan utama berkompetisi di Pilpres.
“Ketika dia maju menggapai apa yang dicita-citakan menyebarluaskan pemikiran brilian, membawa Indonesia ke depan tanpa menjelek-jelekan, tanpa menghujat. Capres harus menganggap capres lain rival berkompetisi bukan musuh,” kata Agum.
Saat ini sudah ada dua purnawirawan yang diusung partainya menjadi bakal capres. Keduanya adalah mantan Panglima TNI Wiranto dari Partai Hanura dan mantan Pangkostrad Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra. 
Selain itu, ada 2 purnawirawan lain yang mengikuti konvensi capres (Maslim)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.