Pedagang Asong Ancam Tak Memilih
Madiun, Laras Post Online – Jika tak diizinkan kembali berjualan, para pedagang asongan stasiun Madiun beserta seluruh keluarganya mengancam tidak akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April mendatang.
Ketua paguyuban pedagang asongan stasiun Madiun, Hadi Suloso mengatakan, para pengasong menginginkan ada perhatian serius dari pemerintah setempat. Terlebih saat ini meski sudah berulang kali menggelar aksi demo, keinginan para pengasong berjualan di dalam stasiun belum mencapai titik temu.
“Kita sudah berulang kali melakukan demo tapi, sampai saat ini belum ada titik temu terhadap masalah kami dengan Daop VII Madiun dan mereka juga tetap pada keputusannya. Kalau seperti ini kami semua akan golput,” ujarnya, Rabu (26/3/2014) di Madiun.
Hadi Suloso memperkirakan sekitar 100 lebih anggota keluarga seluruh pengasong, tidak akan menggunakan hak pilih. Jumlah itu belum termasuk kerabat terdekat lainnya. Untuk itu para pedagang asongan meminta kepada caleg independen maupun caleg baru memiliki rasa kepedulian terhadap asongan Madiun.
“Kalau dibelakang saya ada 33 orang. Terus kali keluarganya paling nggak 5 orang, la kalau dikalikan ada berapa? Ya 100 lebih dibelakang saya, belum pamannya, bibinya dan sebagainya kan masih banyak lagi. Masak caleg dan dewan saat ini tidak bisa berbuat apa-apa tentang masalah kami. Apanya yang wakil rakyat kalau tidak bisa mewakili kami,” ucapnya.
Para pedagang asongan akan terus melakukan aksi demo hingga tuntutan berjualan di dalam stasiun dipenuhi pihak PT KAI. “Pokoknya kami akan terus mengadakan aksi sampai tuntutan kita terpenuhin” tegasnya. (lp)




Post a Comment