Header Ads


Limbah Medis Ancam Kesehatan Warga


Mojokerto, Laras Post Online  - Warga mengkhawatirkan akan terjangkit penyakit, jika pembuangan limbah medis di area pabrik paving PT Sari Alun di Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, terus berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Endang Sri Wulan mengatakan, limbah B3 (Bahan berbahaya dan beracun) meninggalkan sisa-sisa virus dan bakteri yang dapat menimbulkan gangguan organ dalam. “Pada alat-alat bekas medis itu kemungkinan besar terdapat sisa vaksin yang mengandung bakteri jahat,” ungkapnya, Minggu (06/04/2014) di Mojokerto.
Endang menuturkan, bakteri akan menyebar lewat udara atau mengendap ke tanah jika terkena hujan hingga akhirnya mencemari sumber air. Bakteri tentu masih menempel, terutama pada bekas jarum suntik dan alat-alat yang mengandung vaksin bakteri yang dilemahkan.
“Penyakit Hepatitis B disebabkan Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang organ hati. Virus ini bisa berlanjut pada sirosis hati atau kanker hati. Penanganannya harus secara khusus, bukan ditempat sembarangan. Kalau tidak disterilkan ya dimusnahkan,” ujarnya.
Pada pihak lain, Kapolres Mojokerto, AKBP Muji Ediyanto menyatakan, masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. “Kami masih mengumpulkan alat bukti, beberapa saksi seperti warga sekitar dan penjaga pabrik juga kami mintai keterangan,” jelasnya.
Sebelumnya, karena tak mengantongi izin, sebuah tempat pengolahan limbah medis yang berada di Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ditutup Polres Mojokerto. Tempat penampungan limbah medis ini juga dikeluhkan warga karena menerbarkan bau tak sedap. (lp)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.