Bojonegoro Kekurangan Guru SD
![]() |
| Suasana belajar di sebuah SDN di Bojonegoro |
Bojonegoro, Laras Post Online – Kabupaten Bojonegoro masih mengalami kekurangan tenaga pengajar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) setempat mencacat, kebutuhan guru untuk tingkat SD tahun ini mencapai 4.318 orang.
Kabid Ketenagaan, Disdikda Kabupaten Bojonegoro, Muh. Kuzaini mengungkapkan, dari jumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos sebanyak 817 orang hanya mampu mencukupi 678 tenaga guru, sedangkan sisanya sebanyak 88 orang untuk kebutuhan bagian teknis.
Menurutnya, Dinas pendidikan hanya menganalisis kebutuhan orang saja. Kebutuhan bagian teknis hanya berjumlah 88 orang, adapun kebutuhan tenaga guru sebanyak 678 orang. Jumlah tersebut dengan rincian, guru TK membutuhkan 2 orang, SD 496 orang, SMP 108 orang, SMA 42 orang, SMK sebanyak 30 orang PNS. Dari 817 CPNS yang lolos tersebut, kata Kuzaini, sebagian besar ditempatkan di Dinas Pendidikan sebagai tenaga pengajar. “Memang terbanyak di Dinas Pendidikan yang lolos,” ujarnya Sabtu (22/03/2014) di Surabaya.
Dia menambahkan, kebutuhan guru SD sendiri saat ini masih kurang sekitar 2.500 orang karena. Untuk mencukupi kebutuhan guru kelas. Kebutuhan guru kelas SD total sebanyak 4.318 orang dari 753 lembaga. “Setiap lembaga butuh enam guru. Ditambah guru penjas 753 orang, guru agama 753, karena setiap lembaga butuh satu guru,” jelasnya.
Untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar, sekolah terpaksa memakai jasa pengajar Guru Tidak Tetap (GTT). Rata-rata sekolah yang masih kekurangan guru yakni yang berada di daerah pinggiran. “Untuk memenuhi kebutuhan guru pihak sekolah menggunakan GTT. Kalau tidak ada GTT bisa-bisa tidak berjalan kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Namun kendalanya saat ini, pihak sekolah tidak bisa mengangkat GTT, sebab Nomor UniT Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sudah ditutup karena dirasa cukup. Sedangkan, penempatan guru sendiri ditentukan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Ia menjelaskan, kekurangan guru di wilayah Kabupaten Bojonegoro lebih banyak terjadi di daerah pelosok, seperti Kecamatan Gondang, Sekar, Temayang, Kedewan, Ngraho, Ngambon, dan Kecamatan Tambakrejo. (lp)




Masih adakah di sekolah nya kekurangan tenaga pengajar?????
ReplyDelete