Header Ads


Presiden Perintahkan Penambahan Polwan

Presiden SBY meminta penambahan
perekrutan personil Polwan.
Jakarta, Laras Post Online  - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menambah jumlah personel Polisi Wanita (Polwan).
Presiden mengatakan, banyak proteksi yang perlu diberikan kepada kaum perempuan dan anak-anak. Sifat kejahatan semakin kompleks dan tidak jarang pula melibatkan kaum perempuan dan anak-anak. “Oleh karena itulah perlu diberikan porsi cukup untuk penambahan personel wanita,” ujar SBY saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas sesi kedua, Senin (10/3/2014) di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menyampaikan pemaparan dihadapan presiden, terkait dengan modernisasi peningkatan kemampuan jajaran Polri. Rapat terbatas bertema modernisasi kemampuan jajaran TNI dan Polri dilaksanakan seusai rapat terbatas terkait rancangan awal RAPBN 2015.
Presiden dalam pengantarnya mengatakan, pemerintah memiliki ambisi pada 2014 ini meningkatkan jumlah polisi sebanyak 50.000 personel guna menyeimbangkan rasio jumlah polisi dengan jumlah penduduk.
SBY menjelaskan, penambahan personel Polwan ini, dengan harapan rasio antara satu orang anggota Polri terhadap jumlah anggota masyarakat yang harus diayomi menjadi lebih baik. “Kalau tidak seimbang atau terlalu sedikit jumlah personel Polri dan jumlah masyarakat yang harus diayomi dan dilindungi, itu tidak efektif,” jelasnya.
Rapat terbatas kali ini, dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri di antaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat HR. Agung Laksono, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Keuangan M Chatib Basri.
Menyikapi pernyataan presiden SBY, Kapolri Sutarman menyatakan akan segera melaksanakan apa yang diperintahkan presiden dalam rapat tersebut. Terlebih mengingat rasio jumlah polisi dengan warga saat ini adalah 1 berbanding 575. Sementara rasio ideal untuk kondisi tertib saat ini menurutnya 1 berbanding 300 khususnya di kota-kota besar. (Binsar)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.