Polda Metro Jaya Siap Amankan Pemilu
![]() | ||
| Kapolda Metro Jaya, | Irjen Pol Putut Eko Bayuseno |
Jakarta, Laras Post Online - Gangguan kemanan dan ketertiban senantiasa mengalami peningkatan setiap Pemilu berlangsung, terutama pada tahapan pelaksanaan kampanye terbuka, yang mulai digelar 16 Maret hingga 5 April 2014 sesuai dengan Daerah Pemilihan (Dapil) pada setiap provinsi.
Menyikapi peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban pada pelaksanaan Pemilu yang akan dilaksanakan 9 April 2014, Polda Metro Jaya menyatakan kesiapannya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno menyatakan, pihaknya telah melakukan persiapan pengamanan Pemilu secara matang. “Pada prinsipnya Polda Metro Jaya dan jajarannya sudah siap mengawal Pemilu 2014. Dengan adanya tekad bersama ini menambah keyakinan saya bahwa pemilu ini akan berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolda dalam pertemuan dengan perwakilan partai politik, Rabu (12/3) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
Ia mengingatkan, para partisan politik harus bekerja sama mengamankan Pemilu. “Langkah-langahnya membuat kesepakatan bersama dan juga petugas Babinkamtibmas yang berada di kelurahan/ desa melaksanakan tugas-tugas dengan baik,” katanya.
Putut pun mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya alias tidak golput. “Masyarakat pun perlu menghindarkan politik uang dan bertindak anarkistis selama Pemilu 2014,” lanjutnya.
Tahapan Kampanye
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jadwal kampanye terbuka mulai 16 Maret hingga 5 April 2014. Pelaksanaan kampanye sesuai dengan Daerah Pemilihan (Dapil) di setiap provinsi.
Pelaksanaan kampanye dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok I yaitu Partai NasDem, PKB, PKS, dan PDIP. Kelompok II terdiri dari Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN. Sedangkan kelompok III yakni PPP, Hanura, PBB, dan PKPI.
Setiap partai politik mendapat jatah 2 hingga 5 kali kampanye di tiap provinsi. Misalkan yang mempunyai 1 hingga 2 dapil maka akan berkampanye 2 kali, untuk yang memiliki 3 dapil maka akan berkampanye 3 kali dan yang mempunyai dapil lebih 3 akan berkampanye sebanyak 5 kali.
“Jadi setiap daerah berbeda-beda berkampanyenya,” ujar Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, Rabu (12/3) di kantor KPU, Jakarta.
Sementara itu, KPU menetapkan 31 Maret sebagai hari libur berkampanye. “Semua partai tak boleh berkampanye karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi,” ujar Hadar.
Khusus untuk Propinsi Bali libur kampanye berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 28 Maret hingga 1 April dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi.
KPU juga menentukan jadwal kampanye partai politik, dengan membagi kedalam 3 kelompok, masing masing kelompok terdiri dari 4 partai politik.
Empat partai politik masuk dalam Kelompok I yaitu Partai NasDem, PKB, PKS, dan PDIP.
Empat partai politik masuk dalam Kelompok II yaitu,
Partai Golkar, Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN
Empat partai politik masuk Kelompok III yaitu PPP, Hanura, PBB, dan PKPI.
Keempat partai politik pada masing masing kelompok itu, akan melaksanakan kampanye di sejumlah provinsi dan jadwalnya tak saling berbenturan. (ram/bs)




Post a Comment