Header Ads


Pemerintah Minta Perusahaan Bangun Penampungan Air

Pekanbaru, Laras Post Online – Perusahaan perkebunan yang berada di daerah Riau diminta agar segera membangun embung air, untuk menampung limpahan air hujan dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlanjut hingga Agustus 2014.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulher mengatakan, musim kemarau pada tahun 2014 ini diperkirakan akan lebih panjang sehingga berdampak Riau akan dihadang kekeringan. Untuk mengatasi kekeringan diperlukan persiapan embung yang banyak.
Zulher menjelaskan, pembangunan embung dibutuhkan sebagai langkah antisipasi dalam membuat pengelolaan tata air sehingga ketika musim kering masuk maka lahan gambut tidak menjadi kering.
Menurutnya, kalau lahan gambut kering, dan bersamaan dengan masuknya musim kemarau panjang maka gambut tersebut akan mudah terbakar. “Selain gambut, jika suhu di Riau tinggi mencapai 40 derajat Celcius, ranting-ranting pohon dan daun yang bergesekan ditiup angin akan bisa memicu timbulnya api dan gambut mudah terbakar,” katanya, Selasa (11/3/2014) di Pekanbaru.
Untuk itu, pihaknya berharap seluruh lapisan masyarakat mulai dari TNI, Polri, swasta, perusahaan, petani dan pemerintah agar bisa mengantisipasi hal itu sehingga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bisa dicegah.
Karhutla di Riau tahun 2014 ini merupakan yang terlama dan terluas dibandingkan pada tahun sebelumnya, dengan titik api yang juga makin meluas. “Karhutla Riau kini telah berdampak negatif secara multi efek, baik ekonomi, kesehatan dan pendidikan, pertanian dan kehutanan serta lainnya,” ujarnya. 
Zulher menyatakan, kekeringan akan makin lama, karena kabut asap yang terjadi cukup lama itu justru telah menghalangi sinar matahari untuk membantu foto sintesis tumbuhan sehingga debit air yang tersimpan pada kawasan daerah tangkapan air oleh tumbuhan akan terhalang.
Dampak kekeringan dirasakan resikonya akan makin besar. “Untuk mengatasi kekeringan itu salah satu strategi yang paling murah, cepat dan efektif adalah dengan cara memanen aliran permukaan dan air hujan dimusim penghujan melalui embung air,” jelasnya. (Pernando S)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.