Header Ads


Marzuki Minta SBY Intervensi Hukum

Jakarta, Laras Post Online - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menuding ada praktik politisasi oleh penegak hukum terkait banyaknya kader Partai Demokrat yang terjerat kasus korupsi. Marzuki berpendapat, Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang menjabat Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono, perlu melakukan intervensi terhadap penegakan hukum yang disebutnya sudah kebablasan itu.
“Saat ini mafia hukum ini luar biasa menghancurkan dan mengintervensi demi kepentingan politik. Kasus-kasus seperti ini banyak sekali kita lihat dan sayangnya ketua umum kami tidak intervensi. Harusnya kekuasaan bisa intervensi kalau hukum disalahgunakan,” ujar Marzuki di Jakarta, Minggu (16/2).
Marzuki mencontohkan kasus kriminalisasi kader Partai Demokrat di Sumatera Utara dan Nias Selatan. Dia menuturkan, kader Demokrat di Sumut hanya merelakan sebidang tanahnya untuk dijadikan kantor Bupati, namun dijadikan tersangka.
Untuk kasus-kasus seperti itu, Marzuki meminta Jaksa Agung Basrief Arief dan Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman tidak tutup mata. Ia mendesak Jaksa Agung dan Kapolri memecat anak buahnya yang melakukan kriminalisasi terhadap kader Demokrat.
Marzuki pun kembali mengkritik sikap SBY yang tidak mau ikut campur dalam penegakkan hukum. “Beliau sangat konsisten tidak mau masuk ke sana. Padahal, kader-kadernya dikriminalisasi semua. Ini bahaya, kalau mafia politik mengintervensi sampai pemilu akan datang,” ungkap Marzuki.
Marzuki berpendapat bahwa keberadaan para mafia hukum ini sangat mengancam proses pemilu mendatang. “Masyarakat harus berperan banyak untuk sama-sama ikut awasi pemilu,” pungkasnya. (ARS) 

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.