Header Ads


Gubernur Perintahkan Tutup Sementara Kegiatan Belajar

Kediri, Laras Post Online  - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memerintahkan penutupan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) di daerah yang terkena abu vulkanik sisa erupsi Gunung Kelud (1.730 mdpl).
“Penutupan sampai tidak berbahaya,” kata Soekarwo saat berkunjung ke Kediri, Jumat pekan lalu. 
Ia mengatakan kondisi abu vulkanik tersebut berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, belum diketahui dengan pasti kondisi bangunan, apakah masih baik ataukah sudah rusak akibat tidak kuat menahan guyuran abu vulkanik. “Kualitas gedung juga harus diperhatikan,” katanya.
Sejumlah sekolah di Kota Kediri memang tidak nampak kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk semua lembaga pendidikan. Misalnya di SDN Banjaran, Kediri, terdapat tulisan KBM libur.
Selain itu, nampak sejumlah pelajar di sebuah madrasah aliyah di Kediri masuk, tapi tidak ada aktivitas KBM, sehingga anak-anak pun pulang.
 Kelud mengalami erupsi, setelah sebelumnya terjadi gempa tremor sampai enam jam pada Kamis (13/2). Gunung itu dinyatakan erupsi pada pukul 22.56 WIB, setelah statusnya naik dari semula waspada menjadi awas.
 status Gunung Kelud relatif sangat cepat, dari sebelumnya aktif normal berubah menjadi waspada pada Minggu (2/2), dan berubah lagi menjadi siaga pada Senin (10/2) pukul 16.00 WIB, dan saat ini, Kamis (13/) pukul 21.15 WIB berubah statusnya menjadi awas.
 itu pernah meletus sampai 25 kali, rentang tahun 1000 sampai 2007, dengan puluhan ribu korban jiwa, maupun materiil. Gunung tersebut meletus terakhir pada 2007, tapi secara “efusif” atau tertahan.
 juga menegaskan, bencana ini menjadi bencana provinsi. Pemprof Jatim juga siap membantu mengucurkan dana untuk keperluan penanganan bencana, seperti logistik, dan keperluan lainnya. (Sofrin)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.