Perjalanan Warga Di Jakarta Hingga 26 Juta Orang Per Hari
Jakarta, Laras Post Online - Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan jajarannya terus berupaya untuk dapat mengurai kemacetan yang ditimbulkan dari penggunaan kendaraan pribadi dengan menambah armada transportasi masal.
Berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah perjalanan warga Ibu Kota per harinya bisa mencapai sekira 26 juta orang. Jumlah tersebut tak hanya berasal dari wilayah Jakarta, melainkan ditambah dari warga kota penyokong seperti Bekasi, Bogor, dan Depok yang beraktivitas di Ibu Kota.
“Dengan jumlah perjalanan masyarakat yang begitu banyak, tentu kami terus menambah armada Bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegerasi Busway (BKTB). Itu pun masih belum mampu menampung seluruhnya,” ujar Syafrin.
Sebagaimana diketahui, pada tahun ini Pemprov DKI berencana mendatangkan 4.000 bus, dan terus menambah 20 rute perjalanan BKTB hingga menembus perumahan.
Trasnportasi umum yang ada saat ini, sambungnya, masih jauh dari yang dibutuhkan. “KRL sekarang ini baru bisa mengangkut 600 ribu penumpang per hari, sedangkan bus transjakarta per harinya hanya 250 ribu penumpang,” kata Syafrin.
Khusus pengadaan bus sedang yang dijadikan BKTB, kata Syafrin, diharapkan bisa menjadi pemicu bagi angkutan kota lainnya agar dapat terus meningkatkan kualitasnya dalam melayani warga Jakarta agar pengguna kendaraan pribadi mau beralih ke transportasi umum.
“Kami sudah mengajukan pada pemilik atau operator angkutan umum untuk menukarkan armada yang mereka punya dua banding satu, agar angkutan umum yang mereka miliki memliki spesifikasi seperti transjakarta jadi bisa menggunakan jalur busway,” kata dia.
“Hingga saat ini, baru ada dua operator yang sudah setuju yakni PT Virgo Sarana Transportasi dan PT Lestari Surya,” pungkasnya. (Jaya/Wandi)




Post a Comment