Pemerintah Percepat Vaksinasi, Jumlah Penerima Suntikan Vaksin COVID-19 Dosis Satu 189.885.858 orang
| Foto : Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. |
JAKARTA, LARAS POST - Akselerasi vaksinasi COVID-19 terus dilaksanakan, jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis satu mencapai 189.885.858, setelah bertambah 191.776 orang.
Demikian angka itu berdasarkan data yang diperoleh LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Selasa (22/2/2022).
Sedangkan penerima vaksin dosis dua bertambah 621.930 orang, sehingga jumlah menjadi 141.042.401 orang.
Untuk penerima vaksin COVID-19 dosis tiga, bertambah 218.650 sehingga jumlah menjadi 8.712.274 orang.
Sedangkan target vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.
Penanganan COVID-19
Sementara itu kasus terkonfirmasi positif bertambah 57.491 kasus, sehingga jumlah menjadi 5.289.414 kasus.
Kasus aktif bertambah 18.760 kasus. Dengan demikian jumlah kasus aktif menjadi 549.431 kasus.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 45.398 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 537.081 spesimen.
Sebaran kasus dengan jumlah penambahan tertinggi kali ini dialami Provinsi Jawa Barat dengan menyumbang angka terkonfirmasi sebanyak 13.658 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 36 kasus dan Transmisi Lokal (TL) 13.622 kasus.
Disusul Jawa Timur 7.569 kasus, yakni PPLN 16 kasus dan TL 7.553 kasus, selanjutnya DKI Jakarta 5.208 kasus, terdiri dari PPLN 511 kasus dan TL 4.697 kasus.
Kemudian Jawa Tengah 4.219 kasus yang seluruhnya merupakan kasus TL, serta Banten 3.954 kasus dengan rincian PPLN 62 kasus dan TL 3.892 kasus.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.140.233 kasus, disusul Jawa Barat 945.685 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 547.098 kasus, kemudian Jawa Timur 502.047 kasus dan Banten 250.679 kasus.
Di sisi lain, pasien sembuh COVID-19, bertambah 38.474 orang. Dengan demikian jumlah sembuh menjadi 4.593.185 orang.
Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 9.500 kasus, disusul Jawa Barat 5.979 kasus, selanjutnya Jawa Timur 5.756 kasus, kemudian Banten 5.616 kasus dan Jawa Tengah 3.272 kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 257 kasus, sehingga jumlah menjadi 146.798 orang. (Her)


Post a Comment