Presiden Harapkan Penegak Hukum Bersinergi
![]() |
| Presiden Susilo Bambang Yudhoyono |
Jakarta, Laras Post Online - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Kejaksaan dan Kepolisian dapat meningkatkan kinerjanya dan bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalankan tugas secara terpadu.
“Tidak perlu saling menyalahkan, tidak perlu berkompetisi secara negatif, tetapi kalau itu semua bisa meningkatkan kinerjanya dan bukan hanya KPK, tetapi semua juga melaksanakan tugas itu, maka cita-cita kita menjadikan negara kita bersih akan dapat kita wujudkan dengan baik,” kata Presiden SBY saat memberikan sambutan pada peresmian Kawasan Adhyaksa Loka dan RSU Adhyaksa, Jumat (12/9/2014) di Jakarta.
Presiden SBY menilai Kejaksaan telah meningkat kinerjanya, bersama penegak hukum lainnya, semisal Kepolisian. “Mereka telah melakukan reformasi untuk menjadi penegak hukum yang profesional dan adil,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan kinerja Kejaksaan bisa dilihat dari catatan perkara yang ditangani. Misalnya, aset negara yang berhasil diselamatkan dalam kurun wktu 2004-2014 adalah Rp 13,33 triliun dan 19,06 juta dollar AS.
“Ini tentu bukti nyata bahwa saudara di jajaran Kejaksaan, baik Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia terus bekerja untuk melaksanakan tugas negara sambil melaksanakan reformasi dan peningkatan kinerja,” ujar SBY.
Lebih lanjut, SBY berpesan, sejalan dengan transformasi yang dilakukan bangsa Indonesia, ada dua hal penting dalam kehidupan bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat. Keduanya adalah demokrasi yang makin matang dan berkualitas, serta hukum dan keadilan yang semakin tegak. “Kebebasan, penghormatan kepada HAM dan nilai-nilai demokrasi yang lebih penting,” jelasnya.
Kalau negara hanya mengutamakan ketertiban, keamanan, dan pembuat aturan semata, lanjut Kepala Negara, maka negara bisa mengarah ke sesuatu yang otoritarian. Itu sesuatu yang ujungnya bisa menghasilkan tirani. “Tirani dan anarki adalah musuh kita semua. Oleh karena itu mari kita bangun secara paralel demokrasi dan tegaknya hukum serta keadilan. Meski berbeda-beda menyampaikan pandangannya, bebas mengkritik, tapi tidak boleh melawan hukum atau melanggar aturan yang berlaku,” tutur SBY.
Pada kesempatan itu, SBY juga menyampaikan, bahwa sudah menjadi kewajiban dirinya dan seluruh jajaran untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan kemampuan. “Insya Allah, perekonomian Indonesia semakin baik sehingga pemerintahan berikutnya pun bisa meningkatkannya lagi pada masa-masa yang akan datang,” ujarnya. (her)

.jpg)


Post a Comment