Header Ads


Sebagian Besar Tanah Belum Bersertipikat

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Gunung Jayalaksana
Brebes, Laras Post  Online – Wilayah Kabupaten Brebes baru 30-35 persen tanah yang bersertifikat. Kondisi ini tentunya membutuhkan upaya keras untuk mewujudkan daerah yang tertib bersertipikat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Gunug Jayalaksana mengungkapkan, Kabupaten Brebes yang memiliki wilayah terluas ke-2 se Jawa Tengah. Namun wilayahnya hanya sekitar 30 hingga 35 persen tanah yang sudah bersertifikat.  “Status tanah itu penting, jadi jangan mengulur-ulur waktu pensertifikasiannya,” kata Gunug, Selasa (3/6/14) di ruang kerjanya.
Ia menyatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin membantu Pemerintah Kabupaten Brebes dan warga setempat dalam mensertipikasi tanah.
Menurutnya, proses sertipikasi tanah dalam upaya melegalkan kepemilikan tanah, tidak membutuhkan waktu lama selagi tidak ada sengketa. “Kami siap bantu Pemkab dan Warga Brebes mensertifikasikan tanahnya,” terangnya.
Gunug menyatakan, akan melakukan percepatan sertipikasi tanah, diantaranya melalui Program Nasional (Prona) dan program Lintas Kantor (Lintor).  “Mobil Larasita, merupakan upaya jemput bola untuk warga yang jauh dari kota,” ujarnya.
Ia juga menyatakan, akan meredistribusi tanah yang baru ber SK jual beli menjadi sertifikat. Selanjutnya akan menempuh Reforma Agraria atau Pembaruan Agraria. Reforma Agraria ini merupakan proses restrukturisasi (penataan ulang susunan) kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agrarian (khususnya tanah).
Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan pelayanan transparansi biaya. Persoalan biaya sudah gamblang termuat dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Badan Pertanahan Nasional.
Untuk itu, tambah Gunug masyarakat hendaknya segera mendaftarkan tanahnya di BPN Brebes, dijamin tepat waktu sesuai dengan Strandart Operasional Pekerjaan. (her)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.