SDM Rendah Usaha Mikro Sulit Beranjak
![]() |
| Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada Sri Adiningsih |
Yogyakarta, Laras Post Online – Pertumbuhan ekonomi kerakyatan ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sebab itu kualitas SDM perlu ditingkatkan. “Dengan pendidikan sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan akan bisa tumbuh berkembang, bukan berkutat pada sektor informal atau mikro terus menerus,” kata Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada Sri Adiningsih, Senin (5/5/2014) di Yogyakarta.
Ia menyebutkan, pelaku usaha mikro di Indonesia seharusnya sesuai tahapannya dapat tumbuh dan beralih pada sektor ekonomi menengah, sehingga jumlah pelaku usaha mikro yang saat ini sekitar 400.000 orang dapat terus berkembang. “Dengan banyaknya jumlah usaha mikro di Indonesia, menurut saya tidak membanggakan, karena mereka seharusnya sudah dapat beralih ke sektor usaha menengah,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku usaha mikro menjadi sulit beralih ke sektor lainnya yang berskala lebih besar, karena minimnya pelatihan yang mereka dapatkan. “Dari sekitar 60 juta pelaku usaha mikro di Indonesia, hampir 90 persen belum mengikuti pelatihan. Bahkan sebagian dari mereka tidak lulus SD, sehingga minim pendidikan. Itu berarti pembangunan kualitas ekonominya rendah,” ungkapnya.
Sri menyatakan, dengan kondisi tersebut, sebaiknya pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk peningkatan SDM pelaku usaha mikro, yang ke depan juga akan menghadapi pasar bebas ASEAN pada 2015.
Ia menyatakan, subsidi energi yang terlalu besar seharusnya dapat dialihkan untuk pelatihan dan pendidikan SDM, termasuk pelaku UKM, karena mereka akan menghadapi persaingan saat mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. (joko. s)




Post a Comment