PT. PLN ( Persero) Bangun Pembangkit Hidro Jawa Bali
Cianjur, Laras Post Online – Pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan kerjasama dengan PT. PLN ( Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Hidro Jawa Bali.
Penandatanganan perjanjian kerjasama itu, dilakukan oleh Bupati Cianjur Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh, pada Selasa (2019/05/2014) di Gedung Bale Praja Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Hadir dalam acara itu, Sekretaris Pemerintah Kabupaten Cianjur, H.Oting, Para Kepala OPD, Para kepala Bagian, Para Camat, Plt. General Manager PT.PLN (Persero ), Neto Mulyanto beserta Jajaran PT.PLN ( Persero) unit pembangunan pembangkit hidro Jawa Bali.
Dalam Kesempatan itu Bupati Cianjur mengatakan, pembangunan di wilayah Kabupaten Cianjur sebagai dampak pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage 1040 mw.
“Kami atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN (persero) Unit Induk Pembangunan pembangkit hidro jawa bali, atas bantuan pembangunan/peningkatan fasilitas umum dan fasilitas sosial di wilayah Kabupaten Cianjur sebagai dampak dari pelaksanaan pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage,” ungkapnya.
Ia menyatakan, kebutuhan akan energi listrik kini telah menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat, terutama masyarakat perdesaan. baik untuk keperluan rumah tangga maupun kegiatan – kegiatan sosial dan ekonomi.
Menurutnya, dengan terpenuhinya kebutuhan energi likstrik masyarakat, dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya baik bagi para petani, peternak, pengrajin dan industri rumah tangga. mereka tentu akan mampu meningkatkan jumlah dan mutu usaha jika didukung oleh teknologi yang sesuai dengan kebutuhan, termasuk tentunya kebutuhan energi listrik.
Dalam hubungan itu, pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage (UCPS) tentu saja akan menimbulkan dampak langsung terhadap masyarakat, baik dalam pembebasan tanah, bangunan dan tanaman. Oleh karenanya diperlukan kesamaan persepsi dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai dampak dari pelaksanaan pembangunan PLTA Upper Cisokan pumped storage tersebut.
“Melalui momentum ini diharapkan kiranya pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terkena dampak dari proyek pembangunan plta upper cisokan pumped storage di Kabupaten Cianjur, dapat terlaksana dengan baik serta dalam pelaksanaannya tidak melahirkan sengketa, konflik dan perkara di kemudian hari,” ujar bupati.
Sementara itu, Plt. General Manager PT.PLN (Persero) Neto Mulyanto, mengatakan, pembangunan PLTA ini dimaksudkan untuk meningkatkan pasokan tenaga listrik di pulau Jawa, pemerintah dalam hal ini PT PLN (Persero), membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan Hulu (Upper Cisokan Pumped Storage HEPP) yang terletak di kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur. Wilayah Kabupaten Bandung Barat Kecamatan Rongga, dan Kecamatan Cipongkor, sedangkan wilayah Cianjur meliputi Kecamatan Bojong Picung, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Campaka dan Kecamatan Haurwangi. Total kebutuhan lahan sekitar 337,89 ha.
Disebutkan, PLTA ini memiliki kapasitas terpasang 1.040 MW, dengan sistem Pumped Storage pertama di Indonesia.
Neto mengungkapkan, rencana pembangunan PLTA Cisokan (Pumped Storage) ditujukan untuk mengatasi kekurangan daya akibat peningkatan kebutuhan energi listrik saat beban puncak pada sistem jaringan kelistrikan Jawa-Bali, sehingga keandalan (reliability) system kelistrikan Jawa – Bali dapat ditingkatkan.
Ia menjelaskan, PLTA Cisokan diharapkan dapat menambah pasokan energi pada saat beban puncak, sebagai fasilitas pembangkitan cadangan (stand by) jika terjadi penurunan kapasitas pada jaringan dan membantu mengatur frekuensi sistem keseluruhan antara 49 dan 51 Hz. (yan)




Post a Comment