Header Ads


Satu Bulan Dipakai, Gedung Pemkot Bekasi Rusak PT. Waskita Karya Harus Bertanggung-jawab

Gedung Perkantoran Pemkot Bekasi. (Foto : Ramoti)
Bekasi-Laras Post Online - Belum satu bulan gedung baru Perkantoran Pemerintah Walikota Bekasi dipergunakan, fasilitas gedung sudah rusak sehingga membuat pegawai tidak nyaman. Perencanaan dan pengawasan pembangunan gedung sepuluh lantai dengan biaya ratusan milyar ini diduga asal-asalan.
Gedung Perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi dibangun oleh Dinas Bangunan dan Kebakaran Pemerintah Kota Bekasi mulai tahun 2012 – 2013 dengan biaya sekitar Rp 100 miliar. Pelaksana pembangunan oleh PT. Waskita Karya (Persero) dengan Konsultan PT. Wahana Cipta Bangunwisma
Gedung 10 lantai ini diresmikan pada awal Maret 2014 lalu dan sekitar sebulan kemudian mulai dipergunakan dan ditempati oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Bekasi.
Sejak awal gedung tersebut digunakan rendahnya kwalitas hasil kerja perusahaan BUMN yakni PT. Waskita Karya (Persero) ini pun mulai tampak, seperti ada plafon yang ambruk, selang AC bocor dan rusaknya aspal halaman sekitar gedung.
Minggu lalu muncul kerusakan yang benar-benar bisa mengganggu dan menakutkan bagi pegawai yang melaksanakn tugas di gedung megah ini. Satu dari dua lift yang tersedia sama sekali tidak berfungsi alias rusak. Sementara satu lift yang berfungsi mulai “ngos-ngosan” diduga karena terlalu banyak beban dan terus menerus berjalan.
Kepala Dinas Bangunan dan Kebakaran (Disbangkar)Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengakui, adanya beberapa kerusakan pada beberapa bagian gedung kantor. “Kerusakan- kerusakan di gedung ini masih tanggung-jawab kontraktor pelaksana yakni PT Waskita Karya untuk  memperbaikinya hingga bulan Juni 2014 nanti,” ujar Dadang Ginanjar.
Adanya berbagai kerusakan di gedung milik Pemkot Bekasi memunculkan berbagai praduga di masyarakat, seperti minimnya kemampuan perencanaan dan pengawasan yang dimiliki Dinas Bangunan dan Kebakaran Kota Bekasi. 
Pemasangan daya lift yang rendah bahkan diduga mesinnya bekas dengan merek tidak jelas. Pihak Disbangkar Kota Bekasi ditantang dan seharusnya berani membuktikan bahwa dugaan ini tidak benar.
Berdasarkan pemantauan wartawan Laras Post dan pengakuan sejumlah pegawai yang bertugas di dalam gedung ini, ada hal lain yang membuat mereka merasa tidak nyaman saat bekerja, yakni konstruksi dinding terluar yang hampir 100% kaca tanpa besi penopang, diprediksi tidak kuat dan akan ambruk jika ada pegawai yang bersandar ke dinding kaca bangunan. (RAMOTI)


No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.