Ponpes Mampu Hadapi Tantangan Bangsa
| Hatta Radjasa menghadiri acara haul Pondok Pesantren Buntet di Desa Mertapada, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon. |
Cirebon, Laras Post Online – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, H. Muhammad Hatta Radjasa mengatakan, pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mencerdaskan sumber daya manusia, melalui sistem pendidikan yang memadukan spiritual dan pengetahuan sehingga mampu menjawab berbagai tantangan bangsa dan sekaligus mampu menjawab tantangan peradaban dunia.
Hal itu dikatakan, Hatta Radjasa dihadapan ribuan jemaah yang menghadiri acara haul Pondok Pesantren Buntet di Desa Mertapada, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, pesantren merupakan sistem spiritual pendidikan yang tidak ada di tempat lain. “Kalau kita gabungkan ketiga sistem ini pondok pesantren akan menciptakan manusia-manusia unggul. Sebab itu, saya akan selalu mendukung keberadaan Pondok Pesantren sampai kapan pun,” ujarnya.
Ponpes Buntet sendiri merupakan salah satu Ponpes yang cukup terkenal dan memiliki santri yang berasal dari berbagai daerah, bukan hanya dari Pulau Jawa tapi juga dari luar pulau. Haul ini juga menjadi ajang forum silaturahmi para orang tua santri.
Haul yang digelar, Sabtu malam Minggu (5/4/2014) di halaman Masjid Agung Pondok Buntet Pesantren itu, dihadiri juga oleh pejabat baik dari Pemerintah Pusat maupun daerah.
Sementara itu, Bupati Cirebon H. Sunjaya Purwadi Sastra, dalam sambutannya menyampaikan, Pondok Pesantren merupakan peninggalan dari para leluhur, sehingga wajib dilestarikan. Selain itu juga merupakan salah satu tempat pendidikan yang mampu mencetak sumber daya manusia yang tangguh, sehingga mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berakhlak mulia.
Acara haul kali ini sekaligus juga di rangkai dengan pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Buntet Pesantren ( IKLAB ) Periode 2014-2017 yang diketuai oleh KH. Manarul Hidayat.
Harapan adanya IKLAB. Yaitu melakukan pembinaan, perkembangan dan pendayagunaan potensi alumni untuk segala aspek, membantu mensyi’arkan cita-cita leluhur Buntet Pesantren secara berkesinambungan, melakukan Iktiar berlakunya ajaran Islam Faham Ahlisunnah wal jama’ah ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Acara diakhiri siraman rohani. (aries ps)



Post a Comment