Header Ads


Mayor (Inf) TNI (AD) Lasno: Jadi Prajurit TNI Butuh Keunggulan Fisik dan Mental

Foto Keluarga Besar Mayor (Inf) TNI (AD) Lasno
Jakarta, Laras Post Online - Menjadi anggota TNI tentunya memiliki daya tarik tersendiri bagi yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Namun tak semuanya memiliki kesempatan masuk dan meniti karir militer. Pasalnya, hanya pemuda dan pemudi pilihan yang memiliki keunggulan fisik dan mental untuk dapat diterima menjadi prajurit TNI.
Wakil Komandan (Wadan) Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam Jaya, Mayor Inf. TNI (AD) Lasno mengungkapkan, prajurit TNI sebagai putra terbaik tulang punggung bangsa, tentunya harus ditopang oleh fisik dan mental yang unggul, sehingga nantinya diharapkan dapat mengemban tugas negara dengan baik.
Suami dari Sukarsih ini meng­ungkapkan, bagi pemuda pemudi yang berminat untuk menjadi anggota TNI, hendaknya terlebih dahulu mempersiapkan kondisi fisik dan mental, terutama menjaga kesehatan secara baik.
“Saat ini terbuka kesempatan bagi lulusan SMA atau sederajat dan prajurit Tamtama TNI untuk mendaftar menjadi Bintara,” ujarnya kepada Laras Post, usai menghadiri acara pelantikan dan penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahap I Tahun Anggaran 2013, Sabtu (12/4/2014) di Markas Rindam Jaya Jakarta
Lasno menjelaskan, bagi pemuda pemudi lulusan SMA sederajat yang berminat mengikuti pendidikan Secaba, pada Juli nanti akan kembali dibuka pendaftaran Secaba. “Bagi yang berminat tentunya dapat mempersiapkan diri mulai sekarang, baik persiapan fisik dan mental maupun persiapan persyaratan administrasi, seperti SKKB, Ijazah dan lainnya,” jelasnya.

Miliki Pengalaman Lengkap
Meniti karir militer, nampaknya memang cukup menarik, disegani dan dapat memiliki beragam pengalaman, mulai dari latihan, terjun ke medan perang hingga berbaur membina masyarakat di wilayah teritorial.
Seperti pengalaman dilalui oleh Mayor (Inf) TNI AD, Lasno, mulai meniti karir dari Tamtama pada 1978, kemudian mengikuti Secaba 1983 dan terakhir mengikuti Secapa lulus tahun 1990.
Pada awal karir militernya, Wadan Secaba Rindam Jaya ini, sempat ditugaskan ke Timor Timur (sekarang Timor Leste) hingga 4 kali yakni tahun 1980, 1984, 1987 dan terakhir pada 1997. 
Ayah dari dua orang putra, Bibit Susanda dan Pipit Siswanto itu, usai menjalani Secapa pada 1990, menjadi Pama Kopasus yang kemudian mendapat tugas menjadi Sat Gas Aceh 1990 dan Sat Gas Irja 1995 serta Sat Gas Timtim 1997.
Usai menjalani tugas di wilayah operasi, Mayor (Inf) TNI AD, Lasno, kemudian mendapat tugas menjadi Kasi Log Yon 43/4, Kaur Umum, dan menjadi Pasi Ter Dim 0507/Bks di Bekasi.
Perwira yang dikenal ramah dan dekat dengan berbagai kalangan ini, kemudian pada 2001 mendapat tugas menjadi Komandan Rayon Militer (Danramil) Sukatani Kabupaten Bekasi.
Dalam melaksanakan tugas sebagai Danramil Sukatani, ber­dasarkan informasi yang diperoleh Laras Post, ia dikenal dekat dengan masyarakat, sehingga ketika dimutasi dari Danramil Sukatani, masyarakat setempat sempat bereaksi hendak mempertahankan Lasno agar te­tap menjadi Danramil Sukatani. “Sebagai prajurit TNI AD kami harus siap menjalankan tugas dimana pun, sekalipun masyarakat umum mempertahankan,” ujarnya. 
Perjalanan karir militer Lasno, nampaknya mengilhami kedua putranya, Bibit Sussanda dan Pipit Siswanto untuk mengikuti jejaknya menjadi anggota TNI. Bibit Sussanda kini berpangkat Pratu dan tergabung dalam Group 2 Kopasus dan Pipit Siswanto berpangkat Pratu tergabung dalam Arhanud. (her/ram) 

1 comment:

  1. bisakah saya mendapatkan profil lengkap mayor (inf) TNI (AD) Lasno dan kedua putranya

    ReplyDelete

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.