Kata Meneg PP dan PA Menyoroti Banyak Perempuan Jadi Kurir Narkoba,
![]() |
| Linda Amalia Sari Gumelar |
Jakarta, Laras Post Online – Bandar Narkoba memanfaatkan perempuan menjadi kurir Narkoba di dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu dapat dilihat dengan meningkatkannya perempuan Indonesia yang terjerat perkara peredaran Narkoba karena berperan menjadi kurir.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar mengakui, banyak perempuan yang menjadi kurir narkoba di dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu, dapat dilihat di Lembaga Pemasyarakatan (LP), banyak perempuan yang terjerat kasus Narkoba karena mereka menjadi kurir.
Menurutnya, banyak perempuan yang dimanfaatkan menjadi kurir Narkoba karena dilihat mempunyai kelemahan. “Mungkin dia (Bandar Narkoba - red) juga paham, perempuan itu gampang terbujuk rayu,” kata Linda di sela-sela Pergelaran Seni Budaya Anti penyalah-gunaan Narkoba, Senin (24/3/2014) malam di Jakarta.
Menteri PPPA melanjutkan, selain itu, pola hidup perempuan yang kebanyakan konsumtif memicu dorongan untuk melakukan tindak pidana, terutama tergabung dalam sindikat Narkoba. “Perempuan rentan terhadap hal-hal yang seperti ini, baik di dalam maupun luar negeri, bahkan sering kita temukan banyaknya yang terjerat hukum di negeri orang karena membawa Narkoba,” jelasnya.
Linda mengungkapkan, berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional, satu dari 28 orang laki-laki terkena narkoba, sementara perempuan satu dari 120 orang dan paling banyak di rentang umur 20-29 tahun. (tuti)




Post a Comment