Header Ads


Bupati Karawang Hadiri Dies Natalis Ke 60

Karawang, Laras Post Online  - Sebagai bentuk kepedulian kepada salah satu organisasi mahasiswa Bupati Karawang H. Ade Swara menghadiri Dies Natalis ke 60 Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI).
Dies Natalis ke 60 itu, diselenggarakan secara sederhana namun cukup antusias dihadiri oleh seluruh kader, mulai  dari para alumni, Pengurus GMNI, hingga kader yang membentuk anak organisasi yaitu, Gerakan Siswa Nasionalis Indonesia (GSNI). Untuk di Kabupaten Karawang sendiri usia GMNI ini, baru sekitar 10 Tahun.
Kegiatan dipusatkan di outdoor lapangan panggung terbuka GOR Panatayudha pada Senin (24/3/2014). Berbagai hiburan seperti Tari Merak, Kesenian Angklung sampai kepada pertunjukan Wayang Cepot di hadirkan disini. Untuk perayaan dilakukan dengan pukul Gong oleh Bupati H. Ade Swara dan potong Tumpeng dari Ketua GMNI kepada Bupati H. Ade Swara dan para alumni GMNI.
Pada kesempatan itu, bupati mengatakan, walaupun secara eksistensi di Kabupaten Karawang GMNI baru saja 10 Tahun, namun ia sudah mengenal organisasi ini, sejak 30 tahun yang lalu. “Pada tahun 80-an saat saya masih kuliah di Bandung, saya mengenal GMNI. Jaya Terus GMNI,” ujarnya. 
Ade Swara menyatakan, pihaknya baik atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada GMNI. “Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia, GMNI akan semakin menunjukan peran dan eksistensinya, melalui berbagai aktifitas positif, khususnya dalam upaya mengembangkan kemampuan, kualitas dan kemandirian serta menjadi sarana pemersatu generasi muda dalam rangka turut memajukan dan membangun kabupaten karawang yang kita cintai bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya ingin menitik-beratkan disini ialah organisasi pemuda, karena organisasi pemuda didalamnya banyak pemuda-pemudi, memiliki peranan penting dan strategis dalam pembangunan daerah yang menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. “Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada mahasiswa khususnya yang tergabung dalam organisasi GMNI, agar selalu menumbuh-kembangkan sikap dan prilaku pemuda yang kritis, dinamis serta memiliki sifat-sifat kejuangan, kepemimpinan dan idealisme yang tinggi,”sahutnya
Bupati menambahkan, langkah awal yang harus dilakukan oleh segenap pengurus beserta keluarga besar GMNI sebagai kader penerus perjuangan bangsa, adalah memahami dan menguasai semua program kerja yang akan dilaksanakan, karena organisasi GMNI merupakan wadah para pemuda yang senantiasa harus memiliki intelektualitas pemikiran yang dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan ini, juga tak pernah ada rasa bosan untuk selalu mengajak seluruh stakeholder untuk bersama membangun Kabupaten Karawang, peningkatan secara signifikan yang dialami Kabupaten Karawang bukan keberhasilan Bupati saja, namun organisasi kemasyarakatan dan unsur lainnya juga turut memiliki kontribusi. 
Data keberhasilan secara singkat dipaparkan Bupati, antara lain target Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada tahun 2011 hanya 160 Milyar, namun pada tahun 2014 ini Karawang berupaya merealisasikan target PAD sebesar  800 Milyar. Kenaikan yang sangat luar biasa ini, merupakan peningkatan PAD tertinggi di Indonesia. 
Demikian juga APBD pada tahun 2011 APBD Kabupaten Karawang sekitar Rp1,6 trilyun, tetapi untuk Tahun 2014 mendapat alokasi hingga mencapai Rp3.3 trilyun, dengan demikian telah terjadi peningkatan 100% lebih dalam 3 Tahun terakhir. 
Kemudian berbagai terobosan misal Pemerintah Kabupaten telah mendirikan sekolah Akademi Komunitas yang pertama di Jawa Barat.
Akademi ini untuk mempersiapakan SDM generasi muda yang ada di Kabupaten Karawang, khususnya  dan di Indonesia pada umumnya. Pada akademi komunitas generasi muda dilatih memiliki jiwa leadership sehingga tidak hanya sebatas menjadi buruh. “Itu semua biayanya disediakan oleh Pemerintah Pusat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang maka menjadi gratis,” terangnya.
Dalam segi perikanan, juga sudah disediakan sarana Institut Perikanan dan Kelautan yang selama ini berada ST Jakarta Selatan. Namun di Kabupaten Karawang nanti akan menjadi pusat dan terbesar di Indonesia. “Masih banyak yang lain untuk bisa dipaparkan mengenai kemajuan Kabupaten Karawang, maka kembali mengajak untuk bersama-sama kita memajukan daerah kita ini yaitu Kabupaten Karawang tercinta ini,” ujarnya. (Agus Safutra)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.