Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta Tetap Netral
Jakarta, Laras Post Online - Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta, sebagai organisasi non partisan, tetap netral dan tidak berafiliasi ke Partai Politik (Parpol) manapun. Namun, begitu Dharma Wanita juga tidak melarang anggotanya untuk berpolitik dan menjadi calon anggota legislatif (caleg). Terlebih, konstitusi memberi keistimewaan kuota 30 persen bagi kalangan perempuan untuk duduk di parlemen.
Ketua Dharma Wanita Persatuan DKI Jakarta, Weni Muhayat mengatakan, Dharma Wanita tidak pernah melarang siapapun menjadi caleg, karena suara perempuan juga diperlukan untuk memperjuangkan haknya. “Saya tetap mendukung keterwakilan perempuan di dewan karena masih sangat kurang,” tuturnya, dalam acara silaturahmi bertema, Kita Satukan Langkah, Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Menuju Jakarta Baru yang Berbudaya dan Bermartabat, Rabu (18/9/2014) di Jakarta Selatan.
Weni meminta kepada para anggotanya agar lebih meningkatkan kualitas diri. Dan organisasi ini dinilai tepat sebagai ajang untuk menepa anggotanya. “Sebagai pendamping suami kita harus meningkatkan kemampuan dan tampil menjadi wanita yang mandiri. Di organisasi ini menjadi ajang pembelajaran bagi kita,” terangnya.
Dengan begitu, imbuh Weni, para istri juga bisa membantu mensosialisasikan program-program yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Ibu-ibu di sini bisa menjembatani bicara ke masyarakat. Memang pencitraan Dharma Wanita hampir melemah, tetapi kita harus tetap semangat,” pintanya.
Terakhir untuk program yang terdekat, Dharma Wanita akan mendorong pembuatan ruang laktasi atau menyusui di setiap kantor SKPD. “Karena kita dekat dengan SKPD, disarankan dan disampaikan kepada suami-suami agar bisa mendorong pembuatan ruang laktasi di setiap kantornya,” tandasnya. (Maria)




Post a Comment