Syukuran Gedung & Halal Bi Halal: Momen Emas Kelurahan Jatiwarna Perkuat Silaturahmi Bersama Sekcam dan Ulama
![]() |
| Silahturahmi lurah bersama unsur masyarakat tokoh agama dan unsur lintas Sektoral |
Bekasi,Laras Post – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Kantor Kelurahan Jatiwarna yang berlokasi strategis di Jalan Raya Pasar Kecapi, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Sabtu (4/4/26). Pagi itu, halaman kantor kelurahan tampak berbeda dengan hiasan dekorasi sederhana namun khidmat, menandai digelarnya acara ganda yang istimewa: Halal Bi Halal pasca Idul Fitri sekaligus Tasakuran Gedung Kelurahan. Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pondok Melati, H. Ferry Priyadi, Lurah Jatiwarna M. Subur, tokoh agama setempat Ustadz Zainal Asegaf, serta seluruh staf kelurahan, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga dari berbagai RW.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Lurah M. Subur yang mengucapkan rasa syukur atas terkumpulnya semua pihak dalam keadaan sehat walafiat. Ia menekankan bahwa pertemuan di gedung baru ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari semangat kebersamaan warga Jatiwarna. "Gedung di Jalan Raya Pasar Kecapi ini adalah rumah kita bersama, tempat di mana setiap aspirasi warga didengar dan dilayani dengan hati," ujar M. Subur membuka acara, disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang menyentuh hati yang disampaikan oleh Ustadz Zainal Asegaf. Dalam ceramahnya, Ustadz Zainal mengupas makna mendalam dari transisi bulan Ramadan menuju Syawal. Ia menjelaskan filosofi "kembali fitrah" di mana umat Islam yang sebelumnya menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, kini kembali pada kebolehan (halal) yang harus dibingkai dengan saling memaafkan. "Hari ini, karena ibadah puasa telah usai, apa yang tadi haram kini menjadi halal kembali. Momentum halal bi halal ini adalah saat kita saling bermaaf-maafan, mendoakan satu sama lain dalam naungan kasih sayang Allah Rabbal Alamin," tuturnya dengan nada lembut namun tegas.
Lebih lanjut, Ustadz Zainal menekankan bahwa Islam adalah agama yang mengusung rahmat dan kasih sayang (rahmatan lil alamin). Oleh karena itu, setiap langkah dan pekerjaan, terutama dalam melayani masyarakat di gedung kelurahan yang baru disyukuri ini, hendaknya dimulai dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim. Ia mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan nilai spiritual sebagai landasan kerja. "Allah adalah As-Salam, Dzat Yang Maha Memberi Kedamaian. Mari kita tanamkan doa Allahumma antassalam waminkassalam dalam setiap aktivitas pelayanan kita, agar keberkahan mengalir bagi seluruh warga Jatiwarna," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekcam Pondok Melati, H. Ferry Priyadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang menggabungkan dimensi spiritual dan profesionalisme ini. Ia menilai penggabungan momen silaturahmi Idul Fitri dengan syukuran gedung merupakan langkah strategis untuk membangun semangat baru dalam pelayanan publik di tingkat akar rumput. "Gedung yang baru disyukuri ini bukan sekadar bangunan fisik dari batu dan semen, melainkan rumah bagi aspirasi dan pelayanan warga. Saya berharap, dengan adanya suasana hati yang bersih pasca halal bi halal, aparatur Kelurahan Jatiwarna dapat memberikan pelayanan yang lebih prima, cepat, responsif, dan penuh senyum kepada masyarakat," tutur H. Ferry Priyadi memberi motivasi.
Di sisi lain, Lurah M. Subur kembali mengambil kesempatan untuk mengucapkan terima kasih atas kehadiran Sekcam dan seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu. Ia menyatakan bahwa tasakuran ini adalah wujud rasa syukur atas fasilitas yang diberikan pemerintah kota, yang diharapkan dapat menunjang kinerja aparatur dalam melayani warga di wilayah padat penduduk seperti Jatiwarna. "Mari kita isi gedung ini dengan niat ibadah dan dedikasi tinggi. Saya mengajak seluruh staf dan warga untuk menjaga kerukunan, memulai setiap pekerjaan dengan doa, dan menjadikan Jatiwarna sebagai lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera sesuai pesan agama kita," kata M. Subur menutup sesi sambutan dengan penuh harap.
Rangkaian acara puncak ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Zainal Asegaf, memohon keberkahan bagi gedung kelurahan, keselamatan para pejabat, dan kesejahteraan seluruh warga Kota Bekasi, khususnya Jatiwarna. Doa tersebut diaminkan oleh seluruh hadirin dengan khusyuk. Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi ramah tamah dan makan bersama dalam suasana yang sangat akrab, di mana batas antara pejabat dan warga seolah lebur dalam canda tawa, menandai dimulainya babak baru pelayanan yang lebih humanis di Kelurahan Jatiwarna. (Egi)







Post a Comment