Header Ads


Kodim 0597/Bekasi ' Sulap 'Jatirngga dalam 30 Hari, Warga sampe Nangis Lihat Rumah Baru

 

Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., selaku Inspektur Upacara. 




BEKASI,LARAS POST  – Di Lapangan Bola Eraska, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2026), sebuah janji besar telah ditepati. Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup dengan capaian 100 persen, membuktikan bahwa sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat mampu mengubah wajah wilayah secara signifikan dalam waktu 30 hari.


Upacara penutupan yang khidmat dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., selaku Inspektur Upacara. Kehadiran para petinggi negara dan daerah, termasuk Gubernur Jawa Barat H. Dedy Mulyadi, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., Danrem 051/Wkt Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso, serta Plh. Wali Kota Bekasi Dr. Abdul Harris Bobihoe, menjadi saksi atas keberhasilan kolaborasi strategis ini.


Keberhasilan TMMD ke-128 di wilayah Kodim 0507/Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi (Kodim 0507/BKS) tidak lepas dari dukungan penuh Pemkot Bekasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp2,5 miliar. Dana tersebut bersinergi dengan tenaga, keahlian, dan dedikasi prajurit Satgas yang bekerja tanpa kenal lelah sejak 22 April hingga 21 Mei 2026.


Nurlela bersama sang suami dan Satgas TMMD kodim 0507/kota Bekasi 



Dansatgas TMMD 128, Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol., melaporkan bahwa seluruh sasaran fisik maupun non-fisik, termasuk program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), telah terselesaikan tepat waktu.


Dalam amanat Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Danpusterad, ditekankan bahwa TMMD senantiasa dinantikan masyarakat karena menyentuh aspek fundamental kehidupan. "Program ini memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga di wilayah pedesaan maupun kelurahan," tulis Kasad.


Pengecoran jalan sepanjang 823,3 meter, memudahkan akses transportasi warga.




Dampak nyata TMMD 128 terlihat jelas di infrastruktur lingkungan. Selama satu bulan pelaksanaan, Satgas berhasil merealisasikan:

*   Pengecoran jalan sepanjang 823,3 meter, memudahkan akses transportasi warga.

*   Pembangunan drainase sepanjang 913 meter, mengatasi masalah genangan air.

*   Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), mengubah kondisi hunian rapuh menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman. Salah satu penerima manfaat, Nurlaila warga RT 03/RW 09 Jatirangga, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas transformasi rumahnya yang kini layak huni.

*   Pembangunan titik air bersih, sarana sanitasi, dan Mandi Cuci Kakus (MCK) untuk meningkatkan kesehatan lingkungan.


Selain infrastruktur keras, program non-fisik juga berjalan intensif, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, serta program percepatan penurunan angka stunting melalui pembagian 200 paket sembako dan pengembangan lahan ketahanan pangan.





Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa esensi TMMD melampaui sekadar pembangunan fisik. "TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial demi mewujudkan pembangunan yang merata," ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Plh. Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran program ini. "Kami menyambut baik dan berterima kasih. Ini adalah bentuk kepedulian TNI bersama pemerintah daerah kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat dan warga," ucap Harris Bobihoe. Ia berharap hubungan baik ini dapat mendorong percepatan pembangunan demi ketahanan nasional yang tangguh.


Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pelepasan tanda pita, penandatanganan berita acara, serta penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako, bola, dan kaki palsu kepada warga yang membutuhkan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Danpusterad, Gubernur Jabar, Pangdam Jaya, dan Plh. Wali Kota Bekasi.


penutupan. "Seluruh infrastruktur dan fasilitas yang telah dibangun diharapkan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama




Kasad dalam amanatnya berpesan agar semangat gotong royong yang telah tumbuh tidak berhenti setelah penutupan. "Seluruh infrastruktur dan fasilitas yang telah dibangun diharapkan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan demi generasi mendatang," pesannya.


Dengan tema "Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa", TMMD ke-128 di Bekasi telah membuktikan diri sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat. Bukan sekadar janji di atas kertas, melainkan karya nyata yang meninggalkan jejak abadi berupa kesejahteraan dan harapan baru bagi ribuan warga Bekasi.


(Egi)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.