Tasyakuran Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80: Pemdes Ngingit Gelar Pengajian Umum, Berjalan Khidmat
Malang, Laras Post - Bersih Desa merupakan kearifan lokal yang menjadi tradisi turun temurun dalam kebudayaan Masyarakat khususnya di tanah jawa, Kegiatan bersih Desa sampai dengan saat ini masih banyak kita temui di lingkungan Masyarakat. Bersih Desa merupakan wujud bersatunya manusia dengan alam, dan juga sebagai sarana kirim doa untuk para leluhur yang terdahulu.
Tradisi Bersih Desa sebagai upacara adat memiliki makna spiritual di baliknya, dan untuk mengungkapkan syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang didapat. Selanjutnya, upacara Bersih Desa bertujuan untuk memohon perlindungan dari hal-hal negatif dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, guna melestarikan adat jawa yang mencerminkan rasa syukur dan mencegah tolak balak, Pemdes Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang bersama Warga Masyarakat bergotong royong menyelenggarakan tradisi Bersih Desa sekaligus memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80.
Muhdori selaku Kepala Desa Ngingit memaparkan dengan munculnya ide kreatif dan antusias tinggi dari warga setempat jadi agenda peringatan HUT RI ke 80 terselenggara lebih sederhana sebab didalamnya ada berbagai kegiatan yang digelar.
"Kami dari pihak Pemdes Ngingit beserta Panitia acara membuat rangkaian kegiatan HUT RI pada tahun ini yang di mulai dari giat Khotmil Qur'an serta kegiatan lanjutan hingga hari minggu pagi sampai acara terakhir," tandasnya, (9/8/2025).
Turut hadir dalam memeriahkan kegiatan acara ini yakni perwakilan Bupati Malang, Forkopimcam, Lembaga Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas dan unsur Masyarakat tumpah ruah dalam kegiatan tersebut. Muhdori menyebut di wilayahnya pengajian umum ini menjadi agenda tahunan, selain menjadi ungkapan rasa syukur juga untuk memupuk rasa kebersamaan antar warga setempat.
Muhdori menambahkan, dalam rundown acara yang dimulai dari hari sabtu pagi tanggal 9 Agustus 2025 yakni khotmil qur'an, dan siangnya lomba tumpeng antar RT, lanjut malamnya pengajian umum dari Arjussalam lalu ditutup puncak acara minggu pagi tanggal 10 Agustus 2025 jalan sehat dengan hadiah utama berupa kendaraan Honda Beat, kulkas, TV dan ratusan doorprize lainnya, yang di ikuti seluruh Warga Desa Ngingit hal itu demi melestarikan seni tradisional.
Acara memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ini yang merupakan warisan adat istiadat sebagian bangsa Indonesia ini seyogyanya dipertahankan dan dilestarikan agar jangan musnah. Hal ini perlu diketahui oleh generasi muda sebagai generasi penerus bangsa yang perlu menjiwai nilai-nilai luhur bangsa yang berdasar Pancasila dengan memanjatkan doa bersama.
Muhdori mengharap, "semoga kegiatan peringatan HUT RI pada tahun ini dapat menumbuhkan rasa persaudaraan antar sesama warga dan bisa mendapatkan keberkahan, Kesehatan, kedamaian, kenikmatan, panen yang melimpah dan Masyarakat Sejahtera," tutupnya. (Gan)




Post a Comment