Penyegelan Puluhan Tempat Hiburan Malam Nyaris Ricuh
![]() |
| Penyegelan tempat hiburan. |
BEKASI, LARAS POST - Bulan suci Ramadhan yang seharusnya berjalan khitmad yang penuh berkah ini tetapi sangat disayangkan dinodai dengan tidak taat para pengusaha tempat hiburan malam yang masih nekat membuka meski sudah mendapat larangan dari pemerintah Kabupaten Bekasi.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang mendapat laporan masih membandelnya para pemilik tempat hiburan malam langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penyegelan tempat hiburan malam tersebut.
Dengan menyisir ke lokasi ruko Tamrin yang berapa di kawasan Lipo Cikarang petugas mendapati hampir seluruh tempat hiburan malam buka tempat usahanya meski sudah ada larangan, tanpa kompromi petugas pol PP langsung menyegel satu persatu tempat hiburan tersebut.
Ironisnya dalam penyegelan tersebut petugas mendapat perlawanan dan penolakan dari salah satu oknum keamanan hingga berimbas kericuhan dan nyaris terjadi baku hantam antara petugas dan oknum pihak keamanan.hiburan malam.
Kericuhan senditi terjadi saat salah satu oknum keamanan tempat hiburan malam tidak terima tempatnya di segel petugas.
Kericuhan terus memanas hampir sepanjang penyegelan karena oknum keamanan tersebut meminta petugas untuk menyegel seluruh tempat hiburan yang berada di wilayah tersebut dan juga beberapa wilayah lainnya.
Kasi Wasdal Satpol PP Kabupaten Bekasi Windhy Mauly mengaku di wilayah Ruko Tamrin hampir 21 tempat hiburan malam disegel karena dianggap melanggar aturan pemerintah di saat bulan suci Ramadhan.
TTeampir semua hari ini kita lakukan penyegelan baik di kawasan ruko Tamrin maupun tempat lainnya seperti grend Surya yang berada di samping pintu tol Cikarang barat maupun beberapa tempat lainnya," ucap Windhy Mauly saat diminta tanggapan awak media.
"Kami tidak tembang pilih karena memang sudah peraturan pemerintah dengan di larangnya pemilik tempat hiburan malam membuka usahanya di bulan suci ramadhan," tambah Windhy Mauly.
Windhy Mauly juga menambahkan, bahwa petugas tidak segan memberi sangsi apabila pengelola tempat hiburan malam masih nekat membuka usahanya di saat bulan suci Ramadhan. (Kobirudin/ tim)






Post a Comment