Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Satu Tambah 55.216 Orang
![]() |
| Foto : Ilustrasi Vaksinasi COVID-19. |
JAKARTA, LARAS POST - Penerima vaksin COVID-19 dosis satu, bertambah 55.216 penerima, sehingga jumlah menjadi 197.715.552 orang.
Demikian angka itu berdasarkan data yang diterima LARAS POST dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (13/04/2022).
Sedangkan penerima vaksin dosis dua bertambah 170.872 penerima. Dengan demikian jumlah menjadi 161.932.505 orang.
Jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis tiga bertambah 439.525 penerima, sehingga jumlah menjadi 28.400.442 orang.
Sedangkan target vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.
Penanganan COVID-19
Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 1.551 kasus, sehingga jumlah menjadi 6.036.909 kasus.
Kasus aktif berkurang 1.500 kasus, sehingga sisa menjadi 66.475 kasus.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah sebanyak 4.758 kasus, dan pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 141.017 spesimen.
Lima provinsi dengan penambahan terkonfirmasi terbanyak, yakni Provinsi DKI Jakarta yaitu bertambah 699 kasus, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 30 kasus dan Transmisi Lokal (TL) 669 kasus.
Disusul Jawa Barat 239 kasus, yang seluruhnya merupakan kasus TL, selanjutnya Banten 124 kasus, seluruhnya kasus TL.
Kemudian Jawa Tengah 89 kasus juga seluruhnya kasus TL, serta Jawa Timur 85 kasus, dan seluruhnya kasus TL.
Lima provinsi dengan akumulasi tertinggi adalah, DKI Jakarta 1.244.883 kasus, disusul Jawa Barat 1.103.434 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 626.087 kasus, kemudian Jawa Timur 574.854 kasus dan Banten 291.453 kasus.
Di sisi lain kasus sembuh COVID-19, bertambah 3.022 orang, sehingga jumlah kesembuhan menjadi 5.814.688 orang.
Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah 1.165 kasus, disusul DKI Jakarta 532 kasus, selanjutnya Jawa Tengah 325 kasus, kemudian Banten 178 kasus, dan Lampung 171 kasus.
Kabar duka, kasus meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 29 kasus, sehingga jumlah menjadi 155.746 orang.
Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 13.880 orang, Maluku Utara 14.471 orang, Sulawesi Barat 15.528 orang, Maluku 18.532 orang dan Sulawesi Tenggara 25.566 orang. (Her)




Post a Comment