Jalankan Prokes Atasi Pandemi, Pasien Sembuh Meningkat 5.370 Akumulasi 1.654.557
![]() |
| Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 28 Mei 2021. |
JAKARTA, LARAS POST - Jangan bosan memerangi Pandemi Covid-19 asal Wuhan, Tiongkok itu. Sebab, Covid-19 mengintai bagi yang melalaikan protokol kesehatan.
Untuk itu dalam memerangi virus SAR-CoV2 masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, dengan menjalankan 5M, PPKM Mikro serta mengurangi mobilitas akan epektif menekan angka kasus positif Covid-19.
Sementara ini, Pasien sembuh meningkat sebanyak 5.370 orang hingga diakumulasi menjadi 1.654.557 orang.
Demikian angka tersebut berdasarkan data yang peroleh LARAS POST dari Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (28/05/2021) hari ini.
Sedangkan, penambahan terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 5.862 orang, sehingga akumulasi menjadi 1.803.361 orang.
Sementara itu, kasus aktif bertambah 299 sehingga jumlah menjadi 98.704 kasus, dan pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 103.383 orang. Ada pun pemeriksaan atau uji spesimen dilakukan terhadap 110.682 spesimen.
Sebaran penambahan positif COVID-19, lima provinsi terbanyak adalah Jawa Barat menduduki posisi tertinggi dengan penambahan sebanyak 1.206 kasus, disusul Jawa Tengah 668 kasus, selanjutnya DKI Jakarta 602 kasus, kemudian Riau 503 kasus dan Nusa Tenggara Barat 451 kasus.
Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 427.371 kasus, Jawa Barat 311.967 kasus, Jawa Tengah 197.148 kasus, Jawa Timur 154.060 kasus, dan Kalimantan Timur 71.224 kasus.
Pada sisi lain, lima provinsi yang mengalami pasien sembuh tertinggi, yakni Jawa Barat 921 orang, disusul DKI Jakarta 805 orang, selanjutnya Jawa Tengah 541 orang, kemudian Nusa Tenggara Barat 507 orang dan Riau 459 orang.
Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, tiga provinsi tidak melaporkan kenaikan kasus positif, yakni Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua.
Untuk provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bawah 10 orang, terdapat empat provinsi, yakni Gorontalo satu orang, Sulawesi Barat tiga orang, Maluku Utara tiga orang, dan Sulawesi Tenggara enam orang.
Sementara itu lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Maluku Utara 4.494 orang, Gorontalo 5.485 orang, Sulawesi Barat 5.501 orang, Maluku 7.727 orang dan Bengkulu 7.905 orang. (Her/TB)




Post a Comment