Rudiantara Yakin Pers Nasional Bekerja Profesional
![]() |
| Menkominfo Rudiantara saat diwawancara Larast Post di lokasi Kongres PWI ke XXIV, Solo. |
Solo, Larast Post - Kongres PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) ke XXIV merupakan momen penting bagi wartawan untuk terus meningkatkan profesionalisme.
"Pers dalam penyajian berita hendaknya memberikan informasi akurat independen dan profesional. Media tak menyebar berita fitnah, hoax maupun bohong," kata Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara kepada Larast Post usai menghadiri Kongres PWI ke XXIV di The Sunan Hotel, Solo, Jumat (28/9).
Namun, lanjut Rudiantara, bukan berarti media berpihak pada pemerintah. "Justru wartawan harus tetap profesional sebagai media kontrol memberikan kritik dan saran kepada kinerja pemerintah yang kurang baik," tegasnya.
Rudiantara menegaskan, media tetap harus mendukung kebijakan yang baik serta memberikan optimisme kepada publik.
Lebih lanjut Rudiantara menyebutkan, saat ini seluruh media cetak maupun online harus meningkatkan program ke media streaming. "Misalkan media anda koran Larast Post perlu ditingkatkan ke media streaming-nya, untuk mengimbangi peranan Medsos maupun Vloger yang kian berkembang pesat," katanya.
Ketika ditanya saat ini Media Massa dan Medsos memiliki peran yang sama di mata publik dalam memberikan informasi, ia menyayangkan informasi Medsos didominasi berita kebencian, hoax, dan bohong.
Untuk itu, Rudi menghimbau agar insan pers berperan aktif dalam menshare berita berita positif maupun kritik membangun ke dalam Medsos tersebut. "Media harus mampu melawan isu dan kebohongan dari medsos tersebut," tegasnya.
Rudiantara berharap pada Kongres PWI ke XXIV ini, akan memilih Ketum PWI secara demokrasi.
"Saya yakin kandidat Ketua PWI Pusat yang terpilih nanti akan membawa Pers lebih baik dan profesional," ucapnya.
Terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Menkominfo mengharapkan para wartawan baik media nasional maupun daerah segera mengikuti UKW.
"UKW suatu keharusan bahkan saya pun sering membantu wartawan yang ikut UKW dalam proses ujian jejaring," ungkapnya. (tim)




Post a Comment