Monumen Rawagede Jadi Tempat Wisata Sejarah
Plt Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana hadiri Peringatan peristiwa Rawagede di Monumen Rawagede Desa Balongsari Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, pada Selasa (1/12/2015).
![]() |
| Plt Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana hadiri Peringatan peristiwa Rawagede di Monumen Rawagede Desa Balongsari Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang. (foto:dok) |
Karawang, Laras Post - Plt Bupati memberikan secara simbolis bantuan dari yayasan pengelola untuk para janda peninggalan pahlawan korban tragedi Rawagede. serta bantuan tahap awal untuk pengecatan pagar gapura Monumen Rawagede sebesar Rp5 juta.
Dalam sambutan singkatnya Plt Bupati mengatakan, para pejuang yang dimakamkan disini ialah tujuannya berjuang untuk merdeka. “Setelah merdeka tinggal bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini dengan positif,” ujarnya.
Cellica juga menyatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang saat telah melakukan perbaikan jalan dengan mencor, dan akan di rencanakan perlebaran jalan, memugar pagar agar lebih terlihat sebagai tempat wisata sejarah yang menarik minat para wisatawan sejarah menjadi ingin lebih tahu dan mengetahui secara detil sejarah dari proses Rawagede.
Selanjutnya Plt Bupati juga memerintahkan kepada Kepala Dinas Sosial agar peringatan tragedi ini untuk dianggarkan pada APBD. “Kehadiran saya disini sebagai bentuk kepedulian, walaupun ada agenda bersama hari Aids di Kecamatan Cilamaya saat ini acara itu diwakili Sekda, kemudian Plt Bupati atau saya sendiri hadir pada acara mengenang peristiwa Rawagede ini,” tuturnya.
Plt Bupati menegaskan, sebagai anak bangsa harus hargai sejarah bangsa. Semua yang di makamkan disini ialah korban tragedi Rawagede dari saat proses penjajahan belum lama setelah merdeka oleh Belanda dan beberapa tahun lalu sudah menyatakan permintaan maafnya. “Kepada para ahli waris agar terus menceritakan kepada anak cucu cicit agar mengetahui uyut kakeknya sebagai saksi sejarah Rawagede,” kata Cellica.
Sementara itu Sukarman dari yayasan sebagai pengurus Monumen Rawagede mengatakan, acara ini diperingati tanggal 9 Desember, karena terjadi pada tanggal 9 Desember 1947 namun pada tahun ini tanggal tersebut pas pada pelaksanaan Pemilihan Bupati maka dimajukan pada saat ini tanggal 1 Desember.
Ia menceritakan, belum lama ada Apoy Gitaris Wali datang, terdapat makam neneknya Apoy di Makam Pahlawan Rawagede ini. Ia sendiri baru menyadari dan atas dasar ini lah apoy sendiri mengaku tersinspirasi membuat lagu Nenekku Pahlawanku.
Prosesi diawali Mengheningkan Cipta, Pembacaan Sajak Sukmaku di Rawagede, Pembacaan Sejarah Tragedi Rawagede, sambutan sambutan dan Tabur Bunga. Undangan yang hadir antara lain Lemhanas, jajaran PKH, Perwakilan Veteran, dan dari Ahli Waris Korban Pejuang Tragedi Rawagede yang hadir dan masih panjang umur ada terdapat 3 orang janda serta para anak yatim. (Agus Safutra)




Ah suka! Artikel yang bagus, menambah wawasan para pembaca. Saya berharap anda tetap berbagi ilmu untuk kita semua, kunjungi artikel yang sejenis di Pariwisata Indonesia
ReplyDeleteyuk teman teman yang hobby main game
ReplyDeletemari bergabung bersama kami
di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
buktikan sendiri y
wwww.vodkapoker,site
yuk teman teman yang hobby main game
ReplyDeletemari bergabung bersama kami
di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
buktikan sendiri y
wwww.vodkapoker,site
yuk teman teman yang hobby main game
ReplyDeletemari bergabung bersama kami
di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
buktikan sendiri y
wwww.vodkapoker,site