Header Ads


Danlanud Ngurah Rai Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda Ke 87 Di Provinsi Bali.

Komandan Lanud Ngurah Rai Kolonel Pnb Danet Hendriyanto.S.Sos., saat melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87  (Pentak Ngurah Rai)
Bali, Laras Post - Komandan Lanud Ngurah Rai, Kolonel Pnb Danet Hendriyanto S.Sos., menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 tahun 2015, bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Rabu, (28/10). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dengan peserta upacara terdiri dari Korpri, Pasukan TNI dan Polri termasuk anggota Lanud Ngurah Rai, Pelajar, Mahasiswa dan dihadiri oleh para pejabat Pemerintah Daerah,pejabat TNI dan POLRI se Propinsi Bali.
                
Acara dimulai pukul 08.00 Wita, diawali dengan laporan dari Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, pengibaran bendera merah putih oleh paskibraka Provinsi Bali, pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang dasar 1945, pembacaan  hasil Putusan Kongres Sumpah Pemuda dan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrowi yang dibacakan oleh Gubernur Bali.
                
Dalam sambutan tertulisnya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrowi yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat pisau bermata dua. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan skill. Namun, pada sisi yang lain membawa dampak negatif. Informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya tanpa dapat kita bendung dengan baik sehingga lahir generasi baru yang memiliki pola pikir serba cepat, serba instant, lintas batas, cenderung individualistik dan fragmatik, kata Menpora.
                
Maka disinilah gerakan Revolusi mental yang digagas oleh Presiden Djoko Widodo menemukan relevansinya. Hanya dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi. Maka untuk itu kata Menpora melalui gerakan revolusi mental kita berharap para pemuda Indonesia memiliki kemandirian untuk mengambil keputusan terbaik secara jernih sesuai dengan akal sehat tanpa harus tergantung dari kehadiran orang tua maupun negara disampingnya. Sudah bukan eranya lagi Pemuda diawasi, dikekang apalagi diintimidasi, tegas Menpora. 
                
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 87 tahun ini mengangkat tema ” Revolusi mental untuk kebangkitan Pemuda menuju aksi “Satu Untuk Bumi”. Selain mengikuti upacara hari sumpah pemuda di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, sebagian personel Lanud Ngurah Rai juga melaksanakan upacara yang sama di Lapangan Kodam IX Udayana Praja Rakcaka Kepaon. (Sg,Yp,Penau)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.