Slank Dkk Tampil Memukau di Panggung Rakyat Kapuas
![]() |
| Grup musik slank tampil spektakuler di hadapan ribuan hadirin |
Pontianak, Laras Post - Slank beserta sejumlah artis dan musisi papan lainnya menyemarakkan panggung hiburan rakyat pada gelaran Festival Karnaval Khatulistiwa (FKK) 2015 dihadiri ribuan fans dan penopnton, yang dihelat di Alun-alun Kapuas, Sabtu (22/8/15) malam.
Artis yang pentas di panggung pesta rakyat itu di antaranya Slank, Marcello Tahitoe, Saykoji dan yang lainnya tampil memukau di hadapan ribuan masyarakat Pontianak dan sekitarnya.
Salah satu personel grup Slank Bimbim mengaku bangga bisa terlibat dalam acara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di titik ekuator dan menampilkan kekayaan khazanah budaya nusantara. “Kami ingin menduniakan Karnaval Khatulistiwa lewat musik Slank. Kami juga berharap karnaval ini menjadi ajang untuk merajut lagi mimpi yang masih berserakan menjadi satu impian kebersamaan yang baru,” ujar penabuh drum Slank, Bimo Setiawan.
Antusiasme untuk ikut ambil bagian dalam peringatan kemerdekaan di kota tempat Tugu Khatulistiwa ini juga ditunjukkan oleh Saykoji dan Marcello. “Kesempatan luar biasa untuk turut dalam perayaan kemerdekaan di lokasi garis khatulistiwa melintas. Bisa dibilang menjadi pengalaman yang sangat menarik bisa tampil di tengah jantung Indonesia untuk merayakan momen kemerdekaan. Semoga dengan peringatan kemerdekaan ini bangsa Indonesia semakin maju di tengah persaingan dengan bangsa lain,” tutur Saykoji.
"Sangat disayangkan jika festival kebudayaan yang besar ini dilewatkan, karena saya selalu tertarik dengan budaya Indonesia yang kaya dan unik. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini anak muda generasi penerus bangsa bisa menghargai kemerdekaan dengan berkarya lebih baik,” timpal Marcello.
Panggung musik yang digelar mulai pukul 19.00 WIB tersebut juga menampilkan pertunjukan seni daerah dan artis lokal, di antaranya Fery Sape dkk. Berkat kepiawaiannya memainkan sape –alat musik khas Kalimantan Barat, Ferry berhasil tampil pada pertunjukan di berbagai negara. Selain musisi, Karnaval Khatulistiwa juga dimeriahkan sejumlah artis yang akan memandu kegiatan karvanal antara lain Muhammad Farhan, Olga Lydia, dan Putri Patricia.
Karnaval Khatulistiwa, akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri sejumlah menteri merupakan serangkaian kegiatan yang akan menampilkan kekayaaan budaya Indonesia sebagai negara kepulauan sekaligus negara maritim. Peserta karnaval bukan hanya berasal dari Kalimantan Barat, tapi juga provinsi-provinsi lain di Indonesia. Peserta dari berbagai daerah tersebut akan menampilkan pakaian adat dan kesenian daerahnya masing-masing. Presiden dan para menteri turut mengikuti karnaval dengan menggunakan pakaian adat.
Ketua Panitia Karnaval Khatulistiwa Jay Wijayanto mengatakan, rangkaian kegiatan Karnaval Khatulistiwa akan dimulai pada siang hari, diawali dengan karnaval darat dari Rumah Bentang (rumah adat Kalimantan Barat) menuju alun-alun Kapuas dengan jarak tempuh kurang lebih lima kilometer. Karnaval darat akan dibuka Gubernur Kalimantan Barat dengan menampilkan arak-arakan kendaraan hias dan pejalan kaki yang menggunakan kostum adat Dayak dan Melayu. Karnaval juga melibatkan sekitar 500 penari Dayak dan 50 kelompok seni Kalimantan Barat. Karnaval juga akan diramaikan Korps Band Akpol, Puspa Ragam Budaya Nusantara dan marching band dari sekolah-sekolah terpilih, di antaranya SMA Bhayangkari, dan SMA St. Paulus. “Peserta karnaval darat bukan saja berasal dari Kalimantan Barat. Ada 15 provinsi yang akan ikut berpartisipasi menampilkan kekhasan budaya masing-masing daerah,” ujarnya.
Karnaval Khatulistiwa di Pontianak menjadi puncak dari serangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang diinisiasi pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan G70, yaitu Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka. (Sugih)




Post a Comment