Kemenpera Merealisasikan BSPS Tahap II Rp 3,9 Miliar di Tulungagung
![]() |
Kementerian Perumahan Rakyat kembali menyerahkan
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
|
Tulungagung, Laras Post Online - Kementerian Perumahan Rakyat kembali menyerahkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap II dengan nilai sebesar Rp 3.975.000.000,- kepada masyarakat berpenghasilan rendah-miskin. Kali ini, dana BSPS tersebut diberikan kepada penerima bantuan di sepuluh desa di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.
Sepuluh desa tersebut; Desa Kalidawir, Karangtalun, Joho, Pakisaji, Rejosari, Pagersari, Ngubalan, Sukorejo Kulon, Banyu Urip dan Winong, kegiatan ini dilaksanakan pada, Rabu (8/10/2014) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kabupaten Tulungagung.
Bupati Tulungagung Syahri Mulyo SE, M.Si, menyampaikan terima kasih pada Kementerian Perumahan Rakyat atas nama seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Tulungagung dan seluruh warga Tulungagung, atas perhatiannya sehingga Kabupaten Tulungagung mendapatkan kembali BSPS tahap ke II yang diperuntukan kepada 530 warga miskin. Dimana Kabupaten Tulungagung termasuk lima kabupaten di Jawa Timur yang menerima bantuan dari Kemenpera.
“Tentu apresiasi ini akan semakin menambah semangat kami seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk senantiasa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tulungagung sehingga tercipta kondisi ayem tenterem mulyo lan tinoto,” kata bupati.
Bupati juga menyampaikan, saat ini masih ada 5 ribu lebih warga miskin yang masih membutuhkan dana BSPS dari Kementerian Perumahan Rakyat. “Besar harapan kami tahun depan bisa memperoleh lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Dari Kementerian Perumahan Rakyat RI diwakili oleh Agusny Gunawan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah Timur; Jawa dan Bali, menyampaikan, turunnya dana BSPS di Kabupaten Tulungagung ini tidak “ujuk-ujuk” atau tiba-tiba bisa sampai ke warga, ini semua berkat upaya dari Bupati Tulungagung yang dinilai mempunyai komitmen tinggi terhadap peningkatan kesejahteraan warga miskin. Karena itu, warga Tulungagung patut bangga memiliki bupati yang mau bekerja keras untuk kesejahteraan warganya.
”Pengajuan di Kabupaten Tulungagung ini tampaknya temasuk yang cepat bahkan sangat cepat, ada yang baru di foto bulan lalu ya,itu semua berkat keberhasilan bapak Bupati” kata Agusny.
Agusny menjelaskan bahwa program BSPS yang dilaksanakan oleh Kemenpera merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah-miskin agar dapat menghuni rumah layak huni. Ia menjelaskan, “Rumah Swadaya adalah rumah yang direncanakan, diperbaiki, dan dibangun oleh masyarakat sendiri, bukan oleh kontraktor atau pengembang. Oleh karenanya, bekerja dalam kelompok dan bergotong-royong merupakan syarat mutlak berhasilnya pelaksanaan peningkatan kualitas fisik rumah.” Selanjutnya ia menekankan bahwa pelaksanaan BSPS harus berlandaskan 3 prinsip yaitu: tepat sasaran, tepat penggunaan, dan tepat waktu.
“Jangan dibelikan kambing ya, dengarkan apa yang dikatakan Pak Bupati, hendaknya segera memperbaiki rumahnya dan mengikuti aturan mekanisme dan petunjuk dari Kementerian Perumahan Rakyat” pesan Agusny pada warga penerima BSPS.
Pada kesempatan tersebut hadir Perwakilan dari Kodim 0807, Polres Tulungagung dan Kejari, Camat, Kepala desa, Kepala Bappeda, dan Pimpinan Cabang Bank BRI Tulungagung. Juga hadir pada acara tersebut; tenaga pendamping masyarakat (TPM), dan para penerima bantuan.
Untuk diketahui pada tahap pertama (I) tahun 2014, Kabupaten Tulungagung telah memperoleh bantuan untuk 511 warga miskin dengan nilai Rp 4.252.500.000 yang tersebar di sepuluh desa dan empat kelurahan yang berada di lima kecamatan, yaitu : Kecamatan Tulungagung berada di Kelurahan Bago, Kutoanyar, Jepun, Karangwaru, Kecamatan Campurdarat berada di Desa Wates, ; Kecamatan Ngantru berada di Desa Kepurejo dan Desa Pucunglor, ; Kecamatan Sendang berada di desa Talang, desa Tugu, desa Krosok, desa Sendang, desa Kedoyo,dan desa Nglurup, serta Kecamatan Tangunggunung di Desa Tanggunggunung. (top)




Post a Comment