Header Ads


TNI Siap Back Up Polri Jaga Keamanan

Salam Komando: Pangdam Jaya, Mayjen TNI Agus Soetomo,
Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol.
Unggung Cahyono.
Jakarta, Laras Post Online – Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap mendukung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam melakukan pengamanan saat pelantikan presiden pada 20 Oktober 2014 dan pelantikan anggota DPR RI pada 1 Oktober 2014.
Pangadam Jaya, Mayjen TNI Agus Soetomo menyatakan, sesuai undang undang jajaran Kodam Jaya siap memback-up polisi untuk mengamankan wilayah Jakarta selama tahapan pelantikan presiden berlangsung.
“Selaku Pangdam baru, saya berkomitmen menjaga stabilitas Jakarta. Kami siap membantu rekan kepolisian untuk pengamanan pada tanggal 20 Oktober nanti,” kata  mantan Danjen Kopassus itu, kepada wartawan saat acara lepas sambut Pangdam Jaya, Sabtu (27/9/2014) di Makodam Jaya.
Ia juga menyatakan, akan melanjutkan tugas Pangdam yang lama untuk mengamankan instalasi objek vital seperti kegiatan kenegaraan, keamanan fisik pejabat penting negara dan tamu negara. “Yang paling enak itu adalah menjalankan tugas yang sudah berjalan dengan baik. Saya akan melanjutkan kebijakan Pak Mulyono, menata ke dalam dan koordinasi dengan semua unsur eksternal. Baik itu Polri, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, ormas-ormas dan lainnya,” ujarnya.
Agus menegaskan, pihaknya akan selalu berjabat tangan dengan pihak kepolisian untuk menjaga proses demokrasi menjadi demokratis, yang aman dan damai, sesuai arahan Panglima TNI kepada setiap jajarannya untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Unggung Cahyono mengungkapkan, kepolisian dengan didukung TNI siap melakukan pengamanan pelantikan Presiden yang akan digelar pada 20 Oktober 2014.
Unggung Cahyono menjelaskan, dalam pengamanan tersebut, akan ada sekitar 20 ribu pasukan gabungan yang berasal dari Polri dan juga TNI, dalam hal ini dari Kodam Jaya. “Pasukan gabungan, akan melakukan pengamanan maksimal saat pelantikan,” ujarnya.
Ia menyatakan, kekuatan yang Polri siapkan dalam pengamanan pelantikan presiden sebanyak 18 ribu, sementara sebagai back up dari Kodam Jaya sebanyak 2.000 aparat.
Kapolda juga menyatakan, hingga kini situsai keamanan Ibukota relatif kondusif dan normal sehingga pihaknya tidak meningkatkan status menjadi siaga satu.
Sementara itu, mantan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono menyatakan, pihaknya sudah menyiagakan semua prajurit Kodam Jaya untuk membantu pengamanan Ibukota. “Pada prinsipnya, kita siap. Semua Kodam Jaya sudah siap, dari kemarin sampai nanti pelantikan presiden, kita siap mengamankan. Sementara ini kita semuanya siaga,” ujarnya. (donny, damid, sugih, ram)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.