Pameran Karya Seniman Residensi 2104 di Galeri Nasional Indonesia
Jakarta, Laras Post - Kepala Galeri Nasional Indonesia, Tubagus Andre’ Sukmana resmi membuka Pameran Seni Visual Karya Seniman Residensi Galeri Nasional Indonesia 2014 (Galnas 2014), Minggu Malam (7/9/14) di Gedung C Galnas Jl. Merdeka Timur No. 14 Jakarta Pusat. Pameran seni visual berlangsung mulai tanggal 7 sampai dengan 17 September dan dibuka Pukul 10.00 – 19.00 WIB yang dibuka untuk umum.
Andre’ Sukmana mengatakan, bahwa program semacam ini merupakan eksistensi dari lembaga-lembaga seni rupa nasional diantaranya Galeri Nasional yang sekarang sebagai penyelenggara Seni Visual Karya Seniman Residensi Galnas 2014 dan berharap dengan adanya program ini para artis seni rupa nasional dan mancanegara bisa berinteraksi dan bertukar pengalaman di bidang seni rupa agar lebih menambah inspirasi- inspirasi baru dalam dunia seni rupa ini, ujarnya pada saat Press Conference di ruang Vip Galnas Indonesia Jakarta.
Pameran yang yang digelar tahunan oleh Galeri Nasional Indonesia dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program Residensi Perupa (Artist in Residence), memberi kesempatan kepada seniman/perupa muda dalam negeri dan luar negeri untuk menetap, melakukan riset, serta bereksperimen dan berkarya di lingkungan Galeri Nasional Indonesia dalam periode waktu tertentu. Program tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan seperti kunjungan ke komunitas seni/seniman, peninggalan sejarah, galeri/museum, diskusi, workshop, ekskursi, dan pada tahap akhir seniman harus membuat karya untuk diipamerkan kepada publik luas.
Untuk tahun 2014 ini, program Artist in Residence kembali dilaksanakan, mulai tanggal 8 Agustus –17 September 2014. Dan sebagai tahap akhir dari program Residensi Perupa 2014, digelar Pameran Seni Visual Karya SenimanResidensi Galeri Nasional Indonesia 2014, yang berlangsung pada 7–17 September 2014 di Gedung C Galeri Nasional Indonesia.
Pameran yang merupakan hasil kerja sama Galeri Nasional Indonesia dengan Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ) ini menampilkan karya-karya dari 6 (enam) perupa peserta ‘Artist in Residence’ yang terpilih dari 90 pelamar. Mereka merupakan perupa muda berbakat yang berasal dari Indonesia dan mancanegara, yaitu: Fachriza Jayadimansyah (Indonesia), Lala Bohang (Indonesia), Maria Vasquez Castel (Perancis), Laura Mergoni (Italia), Tetsuro Kano (Jepang) dan Young Choi (Korea Selatan). Materi yang dipamerkan merupakan hasil dari buah pikiran para perupa tersebut yang disuguhkan dalam karya instalasi, seni grafis laser, eksplorasi keramik, lukisan hyperrealis, hingga karya interaktif.
Keseluruhan karya tersebut dibungkus dalam konsep Cultural Interpretation and Dialogue, yang dipilih oleh tim kurator yaitu Citra Smara Dewi dan Dolorosa Sinaga. Sesuai dengan konsep tersebut, karya-karya yang dilahirkan para seniman sebagai peserta program Residensi Perupa 2014 merupakan hasil eksplorasi estetik dan percakapan kreativitas berdasarkan pengalaman kultural dari masing-masing seniman yang lintas negara terhadap potensi dan dinamika budaya yang terdapat di tiga kota besar yaitu Jakarta, Yogyakarta dan Bandung.Tiga kota tersebut dipilih menjadi locus karena kaya dinamika dan problematika sehingga sangat insipratif dan mampu memunculkan berbagai macam ide unik dan menarik.
Tak hanya pameran, dalam rangkaian acara juga akan digelar Artist Talk (9 September) dan Workshop Drawing serta Seni Grafis Laser (10 September) yang dipresentasikan oleh seniman peserta ‘ArtistinResidence’. Kegiatan pameran, artist talk dan workshop tersebut terbuka untuk umum. (Sugih)




Post a Comment