Budaya Sedekah Bumi Jalin Silaturahmi Kebersamaan Antar Umat dan Bangsa
Anak-anak hingga dewasa heboh rebutan sayuran yang tergantung di bambu panjang. Tidak sampai 10 menit semua hasil bumi yang tergantung itu sudah ludes. Terlihat wajah-wajah senang anak-anak hingga ibu-ibu saat membawa sayuran hasil rebutan, Ada yang mendapatkan berikat-ikat bayam dan kangkung dan sayur mayur lainnya, itulah aksi dari salah satu upacara budaya Sedekah Bumi.
Jakarta, Laras Post Online - Warga RW 03 Kelurahan Bambu menggelar acara Sedekah Bumi, bertempat di Perempatan Bambu Apus, Jumat Pukul 13.30 (19/9) yang dihadiri ratusan warga, tokoh Masyarakat dan Muspika Kelurahan Bambu Apus dan Kecamatan Cipayung.
Sebagai Panitia Amin Jajuli, S.Sos berterimakasih kepada seluruh warga dan masyarakat yang mendukung acara ini baik dukungan materi maupun moril. Dan dia juga berterimakasih kepada para undangan yang telah hadir pada acara ini.
Pada kesempatan tersebut hadir pula Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta Timur Misan Samsuri yang juga anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus tokoh betawi Keluran Bambu Apus.
Misan mengatakan ketika memberikan sambutan bahwa acara Sedekah Bumi -atau dalam bahasa betawinya disebut ‘Baritan’-, selain tradisi yang sudah turun temurun juga menjalin kebersamaan antar umat dan bangsa. Karena hanya dengan ada acara seperti ini masyarakat khususnya Kelurahan Banbu bisa bertemu langsung dan bertatap muka.
![]() |
| H, Misan Samsuri (kanan) |
Misan juga menyinggung dan prihatin akan suhu politik di negeri ini, bahwa Gubernur DKI akan segera ‘meninggalkan’ warga Betawi, yang sebentar lagi dilantik menjadi Presiden (Hasil penetapan KPU pada Pilpres Capres dan Cawapres 2014). Walaupun dia mengakui mundurnya jabatan Gubernur itu masih menuai masalah dan belum ada kepastian hukumnya. Namun begitu dia sebagai anggota dewan harus merestui kepergian Jokowi. Sebagai pengganti Jokowi nantinya otomatis adalah wakil Gubernur Basuki T. Purnama (Ahok). Maka dari itu dia berharap pendamping Ahok nantinya berasal dari Putra Betawi sendiri sehingga ada tanggungjawab moral sebagai putra daerah dengan amanah jabatan yang diembannya.
Hadir juga Kasie Pemerintahan Camat Cipayung H. Mulyadi mewakili Camat Cipayung yang berhalangan hadir, dirinya juga mengapresiasi kegiatan seperti ini karena hikmah dari kegiatan Sedekah Bumi ini bisa dirasakan warga Bambu Apus sendiri karena bisa berkumpul dan bercengkrama dengan warga lain antara kalangan atas dan bawah.
Hadir juga Kanit Bimas Polsek Cipayung, Suparmi mewakili Kapolsek Cipayung. Ketika memberikan sambutan, Suparmi mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa berbicara panjang lebar hanya memperkenalkan diri dan minta restu akan jabatan yang baru dijabatnya sebagai Kanit Bimas Polsek Cipayung karena sebelumnya dia bertugas di Polres Kota Jakarta Timur.
Acara itu dilanjutkan dengan membacakan doa dan puji kehadirat Allah SWT secara berjamaah juga diadakan santunan terhadap anak yatim dengan diwakili beberapa anak yatim dan piatu yang dibagikan secara simbolis. Juga makan bersama dan ‘gaur’ duit receh kepada warga yang sudah menunggu sebagai tradisi.
![]() |
| Warga berebut Sayuran |
Lurah Bambu Apus Hasbullah saat diminta tanggapannya mengenai acara sedekah bumi ini, menerangkan bahwa sedekah bumi ini diadakan turun temurun dari jaman ke jaman semenjak nenek moyang terdahulu tidak tahu pasti mulai kapan diawalinya Baritan ini yang jelas dari jaman sebelum merdeka sudah diadakan acara seperti ini.
Walaupun untuk saat ini para petani sudah mulai punah karena ditelan jaman era modernisasi pembangunan dimana-dimana termasuk jalan Toll Jor yang tadinya lahan pesawahan dan lading para petani. Namun demi untuk menjalin silaturahmi antara rakyat kecil dan rakyat menengah keatas acara seperti ini tetap diabadikan setiap tahunnya, untuk mengucapkan rasa syukur atas rezeki dan mengharap keberkahan dan keselamatan dunia dan akhirat sedekah bumi ini tetap dilestarikan, ujar Lurah Bambu Apus, Hasbullah sambil mengakhiri pembicaraannya.
Kemeriahan itu tidak sampai disiang hari saja karena pada malam harinya (malam Minggu) digelar Wayang Golek semalam suntuk dan besok malamnya (malam minggu) akan ada tontonan Wayang Kulit. (Sugih/Tim)
![]() |
| Berebut tebaran uang receh |







Post a Comment