Header Ads


BAZIS Jaktim Serahkan Bantuan Bedah Rumah Rp 30 Juta

Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si. Saat menyerahkan Sumbangan
Jakarta Laras Post Online  - Mochtar (54 tahun) tidak dapat menutupi rasa bahagianya, setelah menerima amplop dari Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si. Tidak tanggung-tanggung, dalam amplop tersebut terdapat lembaran uang senilai Rp 30 juta, bantuan dari BAZIS Jakarta Timur untuk merenovasi rumah Mochtar yang nyaris rubuh.
ini terjadi Selasa sore (23/9), pukul 16.10. WIB, di depan rumah Mochtar, di Kampung Tanah Rendah, RT 11/RW 07 Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Saat itu, Walikota yang didampingi Kepala BAZIS Jakarta Timur Dwi Busara, Camat Jatinegara Sofyan Taher dan Lurah Kampung Melayu Bambang P, sengaja menyambangi kediaman Muchtar untuk menyerahkan bantuan.
Dengan berjalan kaki dari Kantor Kelurahan Kampung Melayu, Walikota menyusuri gang sempit agar sampai ke rumah Muchtar. Jaraknya dari Kantor Kelurahan Kampung Melayu memang hanya sekitar 500 meter, namun kuntur tanahnya yang naik turun tentunya sangat menguras keringat.
 Kondisi rumah Mochtar sendiri sangat memprihatinkan. Kontras sekali dengan rumah disekililingnya yang bertembok dan berlantai keramik. Rumah yang berukuran 4 x 7 meter tersebut, berdinding seng bekas atap rumah dan triplek yang sudah keropos. Kondisinya pun sudah mau roboh, namun berkat dua batang bambu menunjang tiang yang lapuk  membuat rumah Mochtar  masih tegak berdiri.  
Kondisi ini sudah 4 bulan dialami selama 4 bulan. Hingga akhirnya, ada salah satu warga yang SMS ke Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki T. Purnama atau akrab dipanggi Ahok, mengenai kondisi rumah Mochtar. Ahok pun merespon dengan cepat dan menelpon Walikota Jakarta Timur.
Walikota selanjutnya memerintahkan Kepala BAZIS Jakarta Timur Dwi Busara, agar memeriksa kondisi di lapangan. “Saya terima SMS  4 September, Minggunya tanggal 7 September disurvai,” ujar Dwi.
Setelah melihat kondisi rumah Mochtar, maka pihak BAZIS Jakarta Timur menilai layak mendapatkan bantuan renovasi rumah. Setelah mempertimbangkan kerusakan rumah yang cukup parah, maka diputuskan memberikan bantuan Rp 30 juta. “Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai. Nantinya pihak RT, RW dan Kelurahan yang akan mengawasi pembangunannya,” kata Dwi Busara.
Mochtar merupakan orang kesembilan yang dibantu BAZIS Jakarta Timur tahun 2014 dalam program bedah rumah. Dari 9 rumah yang dibantu BAZIS Jakarta Timur yang menerima alokasi sebesar itu  ada tiga,  termasuk di Penggilingan dan Utan Kayu Selatan.  Lainnya berkisar antara Rp 10 sampai Rp 15 juta.
“Bantuan bedah rumah berasal dari pengumpulan zakat , infaq dan sedekah dari warga Jakarta Timur  tahun 2013 yang lalu,” ujarnya.
Mochtar sendiri mengaku bahagia mendapat perhatian dari Pemkota Jakarta Timur. Pria yang sering membantu bersih bersih mushola Darus Salam itu tak menyangka Walikota sendiri yang menyerahkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya.
“Sekali-kalinya Pak Wali Kota  datang  ke sini, eh,  membawa bantuan lagi.  Ini benar-benar  tangan Allah,” ucap  Mochtar yang didampingi Ketua RT 011  Endang Mulyana dan Ketua RW 07 Abdul  Madjid.
Mochtar,  awal Mei 2014, sehari sebelum menikahkan putri bungsunya Suryani (21), tiba-tiba terjadi angin besar dan tembok rumahnya sebelah barat ambrol. “Untung robohnya keluar,” tuturnya.
itu rumahnya doyong dan harus ditunjang  dolken. Atapnya juga berantakan. Karena tanahya rendah, kalau hujan lebih dua jam airnya masuk rumah. “Walau sedang tidur, kalau hujan kita siap-siap gulung tikar,” ujarnya sambil tersenyum.
Walikota mengharapkan bantuan tersebut dioptimalkan. Dirinya menilai, Mochtar  patut dibantu dan diharapkan warga sekitar gotong-royong berpartisipasi. “Kalau gotong-royong, dibangun bertingkat juga bisa,” ujarnya. ( maria )

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.