Header Ads


Tumpukan Sampah Hingga Bahu Jalan Dinas Terkait Tak Peduli

Bekasi, Laras Post Online - Sampah dibiarkan makin menumpuk di Jalan Raya Caringin Jaya RW 02, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Bahkan sampah menimbulkan bau tau sedap dan kerumunan lalat yang berpotensi menimbulkan penyakit itu, oleh aparat terkait dibiarkan hingga memakan bahu jalan.
 Tempat pembuangan sampah liar itu, awalnya merupakan lahan kosong dan dimanfaatkan oleh warga yang tidak bertanggung-jawab untuk membuang sampah.  “Mestinya dinas terkait menutup lokasi itu, supaya tidak dijadikan tempat pembuangan sampah,” cetus Matoni kesal saat dijumpai Laras Post, Kamis (19/6) di Rawalumbu Bekasi.
Lebih jauh warga RW 02 itu mengatakan, jika kondisi itu terus dibiarkan seperti saat ini, maka tidak menutup kemungkinan sampah yang ada akan semakin menumpuk dan berserakan kejalan. “Saat ini saja sudah memakan bahu, apalagi jika terus dibiarkan, bisa-bisa jalan ini ketutup,” ujarnya seraya menunjukan lokasi jalan yang dihiasi sampah.
Matoni menyatakan, instansi terkait hendaknya segera melakukan upaya penutupan lokasi tersebut, dikarenakan baik dirinya maupun sejumlah warga lainnya sangat terganggu dengan adanya lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar.
“Walau bukan milik saya, tapi sebagai warga sini saya sangat keberatan dengan keberadaan sampah itu, ya dikarenakan aroma bau busuk yang ditimbulkan dari tumpukan itu,” tandasnya.
Hal senada dikatakan Mamat warga lainnya yang mengaku sangat kesal dengan dijadikannya lahan kosong itu sebagai tempat pembuangan sampah liar. Apalagi kata dia, warga yang membuang sampah dilokasi itu bukan merupakan warga sekitar RW ini.
“Ada kemungkinan warga dari luar wilayah ini yang membuang sampah dilokasi itu. Lihat saja lokasi pembuangan sampahnya ada dipinggir jalan, maka bisa dipastikan orang yang melintas di jalan ini yang membuang sampah di sekitar itu,” terangnya.
Namun begitu tambah dia, juga tidak menutup kemungkinan akan adanya warga sekitar yang buang sampah ditempat itu. Dugaan itu kata Mamat, selain lokasinya strategis juga keberadaannya ada dipinggir jalan raya.
“Mungkin saja pembuang sampah yang merupakan warga sini membuangnya dengan cara dilempar dari sekitar tempat tinggalnya. Apalagi jika dilihat sampahnya, hampir  semua dibungkus kantong plastik,” ujarnya. (ramoti/pohan)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.