Portofolio Produk Philips dan Disney 2014
Jakarta, Laras Post Online - Perusahaan lampu Philips dan perusahaan animasi Disney menjalin kerja sama dalam meluncurkan portofolio lampu terbaru. Tokoh Mickey Mouse, Minnie Mouse, Mike, dan Sulley ditransformasi menjadi sebuah lampu tidur yang dikhususkan bagi anak-anak.
Ada empat jenis produk baru yang ditelurkan Philips bersama Disney yaitu Softpal, Night Light, Living Colors, dan Flash Light. Mickey, Minnie, Mike, dan Sulley adalah jagoan di lini Softpal.
Lampu ini berbentuk figur keempat karakter tadi dengan ukuran sekitar 15 cm. Sesuai namanya, lampu Softpal sangat empuk, hampir seperti jeli.
Fitur menarik lampu ini adalah cara mematikan dan menyalakannya. Tak ada tombol sama sekali, cukup dimiringkan maka Softpal akan menyala. Miringkan sekali lagi maka Softpal akan mati.
“Produk ini aman bagi anak-anak karena bebas BPA (bisfenol A, bahan kimia yang bisa beracun dalam kadar tertentu). Sengaja kami buat seperti ini karena selalu ada kekhawatiran orangtua anak menggigit-gigit mainannya, atau memasukkan apa pun itu ke mulut mereka," kata Head of Marketing Philips Lighting Commercial Indonesia, Ryan Tirta Yudhistira, di Jakarta Selatan, Rabu (11/6).
Softpal bertenaga baterei sehingga harus di-charge ulang. Ryan menambahkan, bahan Softpal aman sehingga orangtua tak perlu khawatir anak mereka tersetrum.
Produk lain adalah Night Light yang hadir dalam dua varian: Princess dam Cars. Bentuknya bulat seperti jam dinding. Dan memang idealnya diletakkan di ketinggian yang hampir sama dengan jam dinding.
Night Light punya teknologi sensor cahaya dan gerak. Jika ruangan sudah terang maka lampu ini akan mati secara otomatis, begitu juga sebaliknya. Dan berkat sensor gerak, Night Light akan menyala otomatis saat mendeteksi gerakan, misalkan anak bangun tidur karena ingin buang air kecil.
Dijelaskan Ryan, Night Light sudah didesain sedemikian rupa sehingga tidak akan terdistraksi oleh gerakan-gerakan kecil. Dan lagi, nyala lampunya pun temaram sehingga tak akan mengganggu tidur si kecil.
Living Colors adalah lampu yang bisa berubah-ubah warna. Sama seperti yang diaplikasikan Philips di Jembatan Layang Pasopati Bandung.
“Lalu Flash Light ini kesukaan anak saya. Jadi kalau di rumah mati lampu, dia langsung cari produk ini buat dijadikan senter. Keempat produk terbaru Philips ini memakai LED yang lebih tahan lama dibandingkan lampu hemat energi. Hemat listriknya sekitar 85 persen," kata Ryan. Semua produk baru Philips ini diimpor dari Tiongkok. Masalah kontrol kualitas yang ketat menjadi salah satu alasan lampu-lampu tadi belum bisa diproduksi di dalam negeri. Begitu pula fakta teknologi LED masih tergolong baru di Indonesia.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa harga lampu-lampu anyar ini cukup mahal.
"Kalau dilihat memang lampu LED lebih mahal. Tapi jika dihitung dengan penghematannya, satu sampai dua tahun sudah BEP (break-even point, balik modal). Tahun-tahun selanjutnya sudah terbilang berhemat," sambung alumni Monash University Australia.
Adapun harga produk lampu terbaru Philips tersebut adalah sebagai berikut: Living Colors Rp 660.000, Softpal Rp 550.000, Night Light Rp 170.000, dan Flash Light Rp 160.000.(Maslim)




Post a Comment