Header Ads


Dishub Kota Bekasi Sediakan 14 Posko Lebaran 1435 H

Bekasi, Laras Post Online - Menyambut hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub)Kota Bekasi merencanakan akan menyediakan 14 posko mudik lebaran disepanjang lintasan arus mudik di wilayah Kota Bekasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Supandi Budiman mengatakan 14 posko mudik tersebut akan didirikan di beberapa koridor jalan utama seperti Jalan KH. Noer Ali, Jalan Chairil Anwar, Jalan Djuanda, Jalan Sultan Agung dan Jalan Sudirman.
Dishub Kota Bekasi akan menyediakan 14 posko mudik lebaran dengan tujuan memberikan manfaat bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Posko bisa untuk tempat istirahat pemudik demi untuk menghindari kecelakaan saat melanjutkan perjalanan mudik. Posko tersebut sebagai tempat singgah para pemudik yang kelelahan atau sekedar mencari imformasi seputar arus mudik.
Selain menyediakan 14 posko lebaran, pihaknya juga menyiagakan sekitar 200 personel staf yang tersebar di tiap posko-posko. Beberapa posko yang tersedia juga akan didukung beberapa instansi seperti Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Pramuka, Palang Merah Indonesia (PMI) dan Organisasi radio amatir Indonesia (Orari).
Personil di Posko-posko tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan seperti menyediakan obat-obatan untuk mengatisipasi jika ada terjadi kecelakaan pemudik dan sebagainya. Makanya dari itu kami akan menyiapakan berbagai hal yang dianggap penting untuk kebutuhan posko mudik; ujar Supandi Budiman.
Masih menurut Supandi untuk membantu para pemudik dalam hal arah jalan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga menargetkan pada H-7 seluruh rambu-rambu lalu-lintas hingga infrastruktur sudah siap. Saat ini Dishub Kota Bekasi sedang melakukan pemantauan dibeberapa jalan untuk persiapan arus  mudik.
Seperti kondisi jalan dan  drainase kita koordinasi dengan Disbimarta (PU), penerangan jalan umum dengan DPPJU. Titik jalan seperti Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman dan Jalan Hasanudin dan Jalan Cut Mutiah pada H-10 akan diberi warning.
Terhadap personil sopir angkutan lebaran baik bus antar kota dan antar propinsi nantinya bakal dilakukan tes urine untuk mengetahui kondisi kesehatan sopir. Kondisi angkutannya juga akan dilihat kelaikannya. Tujuannya adalah mencegah terjadinya kecelakaan akibat kerusakan kenderaan. Kita mau agar supir mudik itu memiliki fisik yang sehat dan tidak terkontaminasi oleh minuman  keras dan narkoba. (Ramoti/Pohan)

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.