Pangdam Jaya, Mayjen TNI E. Hudawi Lubis : Prajurit TNI AD Tingkatkan Disiplin, Loyalitas dan Jiwa Korsa
* Upacara Penutupan Dikmaba TNI AD Tahap I TA. 2013
Jakarta, Laras Post Online - Dalam sambutannya Pangdam Jaya mengucapkan selamat kepada para mantan Prajurit Siswa Bintara beserta keluarga, atas keberhasilan dalam menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara di Secaba Rindam Jaya.
![]() |
| Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI E. Hudawi Lubis (kedua dari kanan),didampingi Kasdam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksmana (pertama dari kanan) dan Letkol AL Arief Rustaman. |
Jakarta, Laras Post Online - Dalam sambutannya Pangdam Jaya mengucapkan selamat kepada para mantan Prajurit Siswa Bintara beserta keluarga, atas keberhasilan dalam menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara di Secaba Rindam Jaya.
Pangdam Jaya berharap, keberhasilan yang telah diraih dapat menjadi sumber motivasi bagi para prajurit untuk melanjutkan pendidikan kecabangan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI AD, Bangsa dan Negara.
Lebih lanjut Pangdam mengatakan, bahwa prosesi pelantikan ini juga merupakan puncak perubahan status dari masyarakat menjadi prajurit TNI Angkatan Darat, sehingga membawa konsekuensi logis terhadap sikap dan perilaku sebagai prajurit Angkatan Darat.
Mayor Jenderal TNI E.Hudawi Lubis mengungkapkan, prajurit lulusan Dikmaba ini akan diproyeksikan untuk mengisi jabatan Komandan Regu atau jabatan setingkat pada berbagai Satuan.
Sebagai seorang prajurit TNI harus menjunjung tinggi disiplin militer yang mengikat seluruh anggota TNI, yakni berbagai norma dan aturan yang berlaku di lingkungan TNI, seperti Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
Pangdam juga berpesan atau menekankan kepada para prajurit AD, agar senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lalai dalam menjalankan kewajiban tugas, tumbuh kembang semangat belajar dan senantiasa melatih diri untuk meningkat ilmu dan pengetahuan, tingkatkan disiplin, loyalitas kepada atasan dan memelihara jiwa korsa, pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta hindari sikap perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan korps TNI AD.
Upacara tersebut dihadiri oleh pejabat-pejabat upacara diantaranya, selain Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI E. Hundawi Lubis selaku Inspektur Upacara, Kepala staf Kodam Jaya/Jayakarta Brigade Jenderal TNI Teddy Lhaksmana selaku Cad. Inspektur Upacara, Kolonel Inf Suko Basuki (DanRindam Jaya yang lama akan beralih tugas yang baru sebagai Staf Ahli di Kodam Jaya/Jayakarta), Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto SIP (yang akan menduduki tampok pimpinan sebagai DanRindam Jaya yang baru), Letkol Inf Santosa, S.Pd (Dandodikjur Rindam Jaya) selaku Komandan Upacara, Mayor Inf Lasno (Wadan Secaba Rindam Jaya) selaku Cad. Komandan Upacara, Mayor Caj Juanda (Kasi Mindik Rindam Jaya) selaku Perwira Upacara, Kapten Arh Nasib Setia Budi (Kaurops Secaba Rindam Jaya), PNS Eka Lasmah (Anggota Staf Secaba Rindam Jaya) selaku Pembawa Acara, PNS Suharti (Anggota Staf Rindam Jaya) selaku Cad. Pembawa Acara, Mayor Kav Sunaryo Saripan (Kasipam Rindam Jaya) selaku Perwira Keamanan, Letda Inf Mujib (Paurpam Secaba Rindam Jaya) selaku Cad. Perwira Keamanan, dan para pelatih Secaba Rindam Jaya diantaranya, Kapten Inf Budi Pramono (Danki Secaba Rindam Jaya), Letda Inf Bunasri (Danton Secaba Rindam Jaya), serta dihadiri pelatih-pelatih Secaba Rindam Jaya yang lain diantaranya, Timbul, Ngasiman, Eko Sutoro, Firman yang selama ini membimbing peserta didik menjadi Prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua. Maju terus NKRI Harga Mati.
Sementara itu, Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Teddy Lhaksmana, di tengah kesibukan dalam upacara penutupan dikmaba tersebut kepada Laras Post mengatakan, menjadi Prajurit TNI harus Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat. Katanya.
Selain itu dan juga Mewujudkan kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan jajaran TNI Angkatan Darat yang profesional dan modern dalam penyelenggaraan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia di darat.
Dikatakan Teddy Lhaksmana, lebih lanjut bahwa, prajurit TNI juga harus Meningkatkan dan memperkokoh jatidiri prajurit TNI Angkatan Darat yang tangguh, yang memiliki keunggulan moral, rela berkorban dan pantang menyerah dalam menjaga kedaulatan negara dan mempertahankan integritas keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Mewujudkan kualitas prajurit TNI Angkatan Darat yang memiliki penguasaan ilmu dan keterampilan prajurit melalui pembinaan doktrin, pendidikan dan latihan yang sistematis, dan meningkatkan kesejahteraannya.
Serta mewujudkan kesiapan operasional penindakan ancaman baik dalam bentuk ancaman tradisional maupun ancaman non tradisional. Mewujudkan kerjasama militer dengan negara-negara sahabat. baik dalam rangka confidence building measure (CBM) maupun untuk meningkatkan profesionalitas prajurit.
Mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai roh kekuatan TNI Angkatan Darat dalam upaya pertahanan negara. Papar Teddy Lhaksmana, menambahkan.
Pada upacara penutupan Dikmaba TNI AD Tahap I TA. 2013 itu, juga ditampilkan berbagai atraksi yang mempertunjukkan keahlian dan keterampilan prajurit TNI AD dalam bela diri, termasuk melakukan operasi penyergapan terhadap kelompok yang merongrong keamanan negara.
Setelah menyelesaikan Pendidikan Tahap I, kemudian Serdik Dikmaba masih harus melaksanakan pendidikan sesuai kecabangan yang diperoleh. Pendidikan Kecabangan ini merupakan protap dalam prosedur dalam perekrutan Prajurit TNI sebelum masuk di satuan-satuan jajaran TNI guna melaksanakan tugas pokok dalam rangka mempertahankan kedaulatan serta keamanan wilayah NKRI.
Upacara penutupan pendidikan tersebut dihadiri oleh Kasdam Jaya, Komandan Resimen Induk Pendidikan Kodam Jaya, Komandan Korem 051/Wijayakarta, para Perwira Staf Ahli Pangdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, para Komandan Satuan, dan Kabalak jajaran Kodam Jaya serta para Orang Tua dari peserta Pendidikan Secaba.
Sementara itu, DanRindam Jaya Kolonel Inf Suko Basuki, yang akan beralih tugas baru menjadi Staf Ahli di Kodam Jaya ditengah kesibukan pada upacara penutupan dikmaba tahap 1 TA 2013 tersebut, kepada Laras Post mengatakan, “Saya berharap agar mereka menjadi prajurit yang handal, tangguh mampu meniti karir sekaligus berjuang membela bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI – Red), meningkatkan dan memperkokoh jati diri prajurit TNI Angkatan Darat yang tangguh, yang memiliki keunggulan moral, dan rela berkorban untuk NKRI berdasarkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit”. Kata Kolonel Inf Suko Basuki, penuh semangat.
Tidak kalah pentingnya Wadan Secaba Rindam Jaya Mayor Inf Lasno, yang selalu semangat dan setia kepada sebanyak 85 mantan peserta didik Rindam Jaya/Jayakarta yang dilantik menjadi Prajurit TNI berpangkat Sersan Dua, mereka itu akan berlanjut meneruskan tugasnya sesuai di kecabangan mereka masing-masing. “Saya selaku bawahan hanya menjalankan tugas yang dipercayakan oleh pimpinan terhadap diri saya. Oleh karena itu sya mengucapkan puji dan syukur kehadirad Alloh SWT bahwa para siswa peserta didik digembeleng dari pelajaran tingkat dasar sampai ilmu keprajuritan dan sekarang dilantik menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat. Artinya, mereka dinyatakan semuanya lulus menjadi Prajurit TNI”. Ujar Mayor Inf Lasno, kepada Laras Post di tengah kesibukan upacara tersebut. (Her)





Post a Comment