Header Ads


Misteri Wanita Tanpa Kepala Terungkap

Bekasi, Laras Post Online  - Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri pembunuhan warga negara Korea Kim Jeung Sim (51) yang jasadnya ditemukan tanpa kepala di wilayah Cianjur- Jawa Barat. Pelaku pembunuhan wanita asal negeri ginseng itu, diduga sopir pribadi korban sendiri, berinisial APS.
Dalam prarekontruksi, Selasa (25/3/2014) di Kota Bekasi, Jawa Barat, tersangka APS, mempraktikan 50 adegan pembunuhan terhadap korban. Prarekontruksi dilakukan aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polresta Bekasi Kota, dan Polres Cianjur di sebuah rumah kontrakan korban di Perumahan Kemang Pratama II, Jalan Anggrek V Blok AP-23, RT02 RW12, Kelurahan Bojongmenteng, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Kepala Polres Cianjur Dedy Kusuma Bhakti mengungkapkan, tersangka diciduk pada Minggu (23/3/2014). Dalam prarekontruksi, tersangka, mempraktikkan sedikitnya 50 adegan sejak kedatangannya di rumah korban hingga menghabisi nyawa majikannya tersebut.
Tersangka tak mempraktikkan adegan pemenggalan kepala korban karena tak dilakukan di sini, melainkan di tempat lain. “Akan kami lakukan pra rekonstruksi selanjutnya,” kata Dedy.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, juga adegan yang diperagakan dalam prarekonstruksi, dipastikan APS melancarkan aksinya seorang diri.
Kepada polisi tersangka mengaku, aksi itu dilakukannya pada Sabtu (15/3) saat mendatangi rumah kontrakan korban. Kim meminta APS untuk membantu pengisian pulsa modem.
Usai melaksanakan perintah majikannya itu, APS meminta uang bensin. Namun Kim tak memberinya dan justru mengungkit utang pelaku senilai Rp500.000 yang belum kunjung dilunasi.
“Pelaku sakit hati dan tak terima, sehingga langsung melampiaskannya dengan menghabisi nyawa korban dengan memukul dan menjerat leher korban menggunakan kabel,” kata Dedy.
Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku membawa kabur pula uang senilai Rp2.000.000, USD 1.500, sebuah tablet, dan handphone.
Dengan menggunakan mobil korban, pelaku membawa tubuh Kim dan membuangnya di Cianjur. Ada pun kepalanya ditemukan Senin (24/3) di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya warga Cianjur digemparkan dengan penemuan mayat wanita tanpa kepala. Dedy Kusuma menyatakan, sejak awal pihaknya menduga kuat korban merupakan warga asing asal Korea Selatan. Polisi dapat memastikan identitas korban setelah mendapat keterangan sejumlah saksi, termasuk pembantu korban.
Dedy Kusuma mengungkapkan, korban bernama Ms Kim (55), telah tinggal di Indonesia, sejak 10 tahun yang lalu, status single dan bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Jakarta Utara. “Korban bernama Ms Kim, tinggal di Perumahan Kemang Pratama Kota Bekasi. Korban selama ini tinggal sendiri dan bekerja. Saat ini kita telah meminta keterangan delapan orang saksi yang menguatkan korban adalah Kim,” katanya.
Polisi juga telah melayangkan surat ke Kedutaan Korea Selatan, untuk memastikan dan mengabari keluarga korban.
Sementara itu, pembantu rumah tangga korban, Juju (43) mengungkapkan, ia bekerja sebagai pembantu di rumah Kim sejak 1,5 tahun lalu dengan tugas menyapu dan ngepel lantai setiap hari. “Selama ini tidak ada orang lain yang biasa masuk ke dalam rumah nyonya Kim, selain saya yang sudah 1,5 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga,” ungkapnya, Senin (24/3/2014) di Mapolres Cianjur.
Ia menuturkan, sebelum menghilang dan ditemukan tewas tanpa kepala di Cianjur, pagi hari ia sempat bertemu dengan Kim yang meminta dirinya untuk mengambil gaji dua hari kedepan karena Kim ada keperluan.
“Saya masih sempat bertemu pada tanggal 14 Maret pagi, dimana ketika itu nyonya baru bangun dan saya diminta mengambil gaji pada tanggal 16 Maret. Saya bekerja seperti biasa menyapu dan mengepel lantai,” ujarnya.
Menurutnya, hingga tanggal 17 Maret, Kim tidak pernah terlihat, hingga dia beberapa kali mencoba menghubungi, namun tidak dapat dihubungi. Hingga akhirnya Juju mendapat kabar majikannya ditemukan tewas tanpa kepala di wilayah Cianjur. “Selama ini nyonya sangat baik pada saya. Tidak pernah ada orang yang datang ke rumahnya, namun ketika itu, ada supir baru yang sempat dipinjamkan nyonya handuk untuk mandi,” terangnya.
Juju menyatakan, setelah mendapat pangggilan dari Polres Cianjur, untuk melihat jasad korban di RSUD Cianjur, dirinya dapat memastikan korban adalah Kim dari tatto di bagian tangan kiri majikannya. “Saya dapat mengenalinya dari tatto di tangan kiri nyonya Kim,” jelasnya. (Djoko) 

No comments

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai

Powered by Blogger.