Mayor Jenderal TNI E Hudawi Lubis: Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Pangdam Jaya Lantik 385 Prajurit TNI AD
Jakarta, Laras Post Online- Panglima Kodam Jaya/Jayakarta melantik sebanyak 385 prajurit TNI AD pada upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahap I Tahun Anggaran 2013, Sabtu (12/4/2014) di Markas Rindam Jaya Jakarta.
Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal TNI E Hudawi Lubis, pada kesempatan itu, mengucapkan, selamat atas keberhasilan para prajurit dalam menyelesaikan pendidikan, sehingga sejak saat ini, berhak menyandang pangkat Prajurit Dua. “Berakhirnya pendidikan ini, merupakan tahapan awal bagi kalian, dalam menjalani kehidupan di lingkungan baru dan meniti karier sebagai seorang Prajurit TNI AD,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, prosesi pelantikan merupakan momentum yang selayaknya menjadi catatan penting dalam lembaran sejarah, yang senantiasa tetap diingat dan dikenang serta dibawa sepanjang masa, terlebih para Prajurit TNI telah menentukan pilihan hidup dalam jalan yang mulia.
“Prajurit yang sekarang berdiri dihadapan saya, adalah pemuda pemuda terpilih dengan keunggulan fisik dan mental, sehingga menjadi harapan dimasa akan datang, mampu menjadi benteng negara yang tangguh dan kokoh,” ungkap Pangdam Jaya, yang dalam waktu dekat akan menduduki jabatan sebagai staf ahli di Mabes TNI AD itu.
Ia mengingatkan, apresiasi terhadap kebanggaan ini, dapat ditempatkan pada porsinya dalam batas kewajaran atau tidak berlebihan dengan selalu menjaga perilaku dan perbuatan, agar bisa menjadi prajurit yang militan, mencintai dan dicintai rakyat.
Pangdam Jaya berharap, para prajurit yang telah mampu menyelesaikan pendidikan Tamtama ini, pada masa akan datang dapat menjadi prajurit kebanggaan keluarga, satuan, bangsa dan negara.
Lebih lanjut, Pangdam Jaya menyampaikan, beberapa penekanan untuk menjadi pedoman bagi para prajurit yang baru dilantik dalam mengawali tugas, Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan tidak lalai menjalankan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing.
Kedua, jaga kesehatan agar tetap dalam kondisi semapta, sehingga siap mengikuti pendidikan tahap berikutnya, Ketiga, pelihara motivasi belajar dan berlatih dengan mempelajari kembali ilmu pengetahuan serta ketrampilan dasar kemiliteran yang telah diterima.
Kelima, jadilah teladan yang baik dan hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, satuan maupun masyarakat.
“Saya yakin, jika penekanan ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka kalian tidak akan mengalami kesulitan berarti, dalam mengawali tugas dan memasuki kehidupan baru di lingkungan militer,” ungkapnya kepada para prajurit.
Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal TNI E Hudawi Lubis, pada kesempatan itu, mengucapkan, selamat atas keberhasilan para prajurit dalam menyelesaikan pendidikan, sehingga sejak saat ini, berhak menyandang pangkat Prajurit Dua. “Berakhirnya pendidikan ini, merupakan tahapan awal bagi kalian, dalam menjalani kehidupan di lingkungan baru dan meniti karier sebagai seorang Prajurit TNI AD,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, prosesi pelantikan merupakan momentum yang selayaknya menjadi catatan penting dalam lembaran sejarah, yang senantiasa tetap diingat dan dikenang serta dibawa sepanjang masa, terlebih para Prajurit TNI telah menentukan pilihan hidup dalam jalan yang mulia.
“Prajurit yang sekarang berdiri dihadapan saya, adalah pemuda pemuda terpilih dengan keunggulan fisik dan mental, sehingga menjadi harapan dimasa akan datang, mampu menjadi benteng negara yang tangguh dan kokoh,” ungkap Pangdam Jaya, yang dalam waktu dekat akan menduduki jabatan sebagai staf ahli di Mabes TNI AD itu.
Ia mengingatkan, apresiasi terhadap kebanggaan ini, dapat ditempatkan pada porsinya dalam batas kewajaran atau tidak berlebihan dengan selalu menjaga perilaku dan perbuatan, agar bisa menjadi prajurit yang militan, mencintai dan dicintai rakyat.
Pangdam Jaya berharap, para prajurit yang telah mampu menyelesaikan pendidikan Tamtama ini, pada masa akan datang dapat menjadi prajurit kebanggaan keluarga, satuan, bangsa dan negara.
Lebih lanjut, Pangdam Jaya menyampaikan, beberapa penekanan untuk menjadi pedoman bagi para prajurit yang baru dilantik dalam mengawali tugas, Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan tidak lalai menjalankan ibadah sesuai ajaran agama masing-masing.
Kedua, jaga kesehatan agar tetap dalam kondisi semapta, sehingga siap mengikuti pendidikan tahap berikutnya, Ketiga, pelihara motivasi belajar dan berlatih dengan mempelajari kembali ilmu pengetahuan serta ketrampilan dasar kemiliteran yang telah diterima.
Kelima, jadilah teladan yang baik dan hindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, satuan maupun masyarakat.
“Saya yakin, jika penekanan ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka kalian tidak akan mengalami kesulitan berarti, dalam mengawali tugas dan memasuki kehidupan baru di lingkungan militer,” ungkapnya kepada para prajurit.
Para lulusan Secata itu, selanjutnya akan mengikuti pendidikan pada tahap ke II di kecabangan masing-masing. Pelantikan dan upacara penutupan pendidikan ditandai dengan pelepasan tanda siswa dan pemasangan tanda pangkat Prajurit Dua oleh Inspektur Upacara kepada salah satu perwakilan siswa terbaik yaitu Prajurit Dua Mirul Gutni.
Hadir pada kesempatan itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksmana, Danrindam Jaya Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, para Komandan Satuan, para Kabalak Satuan jajaran Kodam Jaya dan tamu undangan dari TNI AL / AU serta para orang tua dan anggota keluarga para mantan siswa Secata PK. (her/ram)
Hadir pada kesempatan itu, Kasdam Jaya Brigjen TNI Teddy Lhaksmana, Danrindam Jaya Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.I.P, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, para Komandan Satuan, para Kabalak Satuan jajaran Kodam Jaya dan tamu undangan dari TNI AL / AU serta para orang tua dan anggota keluarga para mantan siswa Secata PK. (her/ram)




Post a Comment